HIV Penyebab AIDS, Lalu Apa Yang Menularkan HIV?

Fimela diperbarui 11 Apr 2014, 13:54 WIB

AIDS adalah penyakit yang hinnga kini ditakuti banyak orang. Bagaimana tidak, sampai saat ini belum ada obat uang dapat menyembuhkan penyakit AIDS. Penyebab AIDS adalah virus HIV yang menyerang sistem imun tubuh. Ketika sistem imun semakin melemah, penyakit yang biasanya tidak membahayakan akan menjadi sangat serius bagi penderita AIDS.

Setelah seseorang terinfeksi HIV, butuh waktu 8-10 tahun sebelum akhirnya berkembang menjadi AIDS. Pada 1 atau 2 bulan pertama setelah terinfeksi HIV, akan muncul gejala seperti sakit flu. Pada fase ini, meskipun gejala nampak tidak parah, jumlah virus yang berdar justru sangat tinggi.

Virus HIV ditularkan ketika darah, semen atau cairan miss V yang terinfeksi virus tersebut masuk kedalam tubuh. Jadi kegiatan umum sehari-hari seperti bersalaman, berpelukan atau berciuman dengan orang yang terinfeksi tidak akan menularkan virus mematikan ini. HIV juga tidak akan menular melalui udara, air, atau gigitan serangga.

HIV bisa menular ketika anda berhubungan sex. Mayoclinic.com menyebutkan bahwa ketika cairan miss V, semen atau darah masuk ke dalam tubuh, saat itulah virus HIV bisa ikut masuk. Virus tersebut biasanya masuk melalui luka kecil pada mulut, atau area alat vital yang biasanya muncul saat sex.

Pada beberapa kasus lainnya, virus berpindah melalui transfusi darah. Jarum suntik yang tekontaminasi juga bisa menjadi jalan menularnya virus HIV. Seorang ibu yang terinfeksi HIV juga akan beresiko menularkan virus tersebut ke anaknya saat masih hamil, melahirkan, atau menyusui. Namun jika si ibu menerima perawatan untuk HIV saat sedang hamil, resiko menularnya HIV ke anak akan berkurang.

Oleh: Teylita A

(vem/ver)