Mungkin selama ini banyak orang yang menyangka bahwa hanya ada sedikit jenis dari pengolahan susu sapi. Namun ternyata anggapan itu salah, karena ternyata ada banyak jenis pengolahan dan hasil dari susu sapi yang bisa dikonsumsi oleh manusia.
Sebelumnya kita sudah membahas susu murni, kali ini kita akan membahas susu pasteurisasi. Pasti Moms sudah tidak asing dengan istilah ini? Tetapi sebenarnya susu pasteurisasi itu diapakan sih?
Dilangsir dari kulinologi.com, susu pasteurisasi adalah susu segar yang sudah mengalami proses pemanasan pada suhu tertentu. Pemanasan ini bertujuan untuk membunuh bakteri jahat (patogen) di dalam susu yang bisa berbahaya bagi tubuh.
Susu pasteurisasi berbentuk cair dan biasanya dijual dalam bentuk kemasan karton. Namun karena perlakuan panas yang tinggi, maka citarasa dari susu ini masih terjaga dan tentunya terasa lebih segar.
Dilangsir dari intisari-online.com, susu pasteurisasi dipanaskan dalam suhu 72 derajat celcius selama 15 detik saja. Proses ini hanya bisa menghambat pertumbuhan spora, namun tidak mematikan sporanya, terutama spora bakteri yang bersifat thermoresisten.
Karena proses pengolahannya inilah, susu pasteurisasi harus disimpan dalam suhu tertentu, yaitu di dalam lemari pendingin dengan suhu 5-6 derajat celcius. Waktu menyimpan susu ini juga terbatas. Meski diletakkan dalam lemari pendingin, namun batas maksimal untuk menyimpan susu ini hanya selama 2 minggu.
Oleh: Rana Arinda
(vem/)