Mitos tentang Alat Kontrasepsi ‘IUS’

Fimela diperbarui 16 Agu 2014, 09:59 WIB

Ladies, pasti sudah banyak dari Anda mendengar dan paham tentang IUS atau intraurine system. IUS merupakan alat kontrasepsi yang fungsinya kurang lebih sama dengan yang lain yaitu memisahkan sel telur dan sperma dengan cara menghentikan produksi sel telur.

Kapan sebenarnya alat ini dapat digunakan dan apakah aman untuk digunakan? Berikut dilansir dari health24.com, ada beberapa mitos seputar IUS.

1. Anda harus hamil dan melahirkan terlebih dahulu untuk mengenakan alat ini.
Anda tidak harus memiliki anak terlebih dahulu jika ingin menggunakan IUS. Faktanya memang wanita yang belum memiliki anak akan merasakan sakit saat alat ini dipasang karena kecilnya ukuran uterus, tidak sama dengan wanita tang telah hamil. Namun tidak usah khawatir karena perawat dan dokter tau cara yang terbaik menggunakan alat ini.

2. IUS dapat menyebabkan pendarahan.
Faktanya, IUS dapat mengurangi darah yang keluar saat menstruasi, dan juga selain berfungsi sebagai alat kontrasepsi, IUS juga dapat digunakan untuk perawatan pendarahan saat menstruasi. 3 bulan awal penggunaan IUS memang dapat menyebabkan seringnya terjadi pendarahan. Namun setelah itu, secara signifikan akan ditandai dengan berkurangnya darah yang keluar saat menstruasi dan menghentikan menstruasi.

3. Apa yang terjadi pada darah menstruasi ketika sudah tidak lagi menstruasi?
Kesalahan wanita adalah mempercayai mitos bahwa darah yang keluar saat menstruasi merupakan proses pembersihan. Padahal, IUS nantinya juga akan mengalirkan darah itu pada tempat peristirahatan, jadi tidak usah khawatir.

 

Oleh: Fadhila Eka Ratnasari

(vem/riz)