Pelecehan Seksual di Konvensi Tailhook

Fimela diperbarui 28 Agu 2014, 11:44 WIB

Jika anda mendengar tentang angkatan bersenjata, anda pasti berpikiran bahwa salah satu dari tugas mereka adalah melindungi anda dan juga orang-orang lain sebagai bagian dari negara tempat mereka mengabdi. Hal ini memang begitulah seharusnya adanya. Para prajurit dilatih sedemikian rupa selain untuk melindungi negara juga untuk melindungi penduduk-penduduk di dalam negara tersebut.

Akan tetapi, ternyata ada beberapa kasus pelecehan seksual yang melibatkan angkatan bersenjata tersebut. Kasus yang dimaksud ini tidak hanya satu atau dua saja lho, Ladies. Kasus pelecehan seksual yang melibatkan angkatan bersenjata ternyata telah mencapai angka puluhan. Hal yang sangat disayangkan bukan?

Salah satu kasus pelecehan seksual yang terjadi di kalangan angkatan bersenjata adalah satu kasus yang dikenal dengan nama skandal Tailhook. Nama tersebut diberikan dalam kasus ini karena pelecehan seksual yang satu ini terjadi pada sebuah konvensi yang diselenggarakan di Tailhook.

Dikisahkan dalam legalzoom.com, kasus ini terjadi pada seorang mantan letnan Angkatan Laut yang bernama Paula Coughlin. Letnan yang satu ini mengaku telah menjadi salah satu dari sekian banyak korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh para perwira Angkatan Laut yang pada saat itu sedang menghadiri konvensi tersebut. Pelecehan seksual ini terjadi pada saat perwira-perwira tersebut sedang mabuk setelah berpesta bersama dengan teman-teman mereka di acara konvensi tersebut.

 

Oleh: Meilia Hardianti

(vem/riz)