Bersabarlah dengan Perpisahan, Patah Hati Bukan Akhir Segalanya

Ayu Puji Lestari diperbarui 09 Jan 2019, 15:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Rasanya setiap kali mengalami patah hati semuanya menjadi serba salah dan tidak menyenangkan. Semua serba salah dan membuat tidak nyaman. Well, semua tidak salah. Setelah bersama dan memutuskan berpisah bukanlah hal yang mudah. Membiasakan diri untuk tidak lagi bersama.

Lalu apa yang harus dilakukan saat mengalami patah hati dan perpisahan yang menyakitkan? Karena untuk bangkit dna kembali biasa saja bukanlah hal yang mudah. Yuk, simak tips di bawah ini.

1. Memaksakan diri melupakan mantan justru akan membuatmu teringat dengannya

Setelah putus jangan memaksakan diri untuk melupakan kenangan bersama mantan. Cobalah untuk tenang dan kendalikan dirimu. Semua butuh waktu, berikan waktu untuk memulihkan perasaan sakitmu.

2. Berikan waktu untuk dirimu sendiri

Ada pepatah mengatakan saat hatimu patah maka inilah waktunya kaki untuk melangkah. Lakukan perjalanan sendiri. Berikan ruang pada hatimu untuk lebih memahami perasaanmu. Bersedih boleh saja, tapi jangan biarkan dirimu terlalu lama larut dalam rasa sakit hati.

3. Tidak perlu menyalahkan orang lain

Apa yang terjadi pada hubunganmu dan dia bukan kesalahan orang lain. Inilah saatnya untuk intropeksi diri. Tanyakan pada dirimu apa yang ada pada perasaanmu. Tenangkan dirimu. Bangunlah cira positif, bahwa apa yang terjadi pada hubungan kalian adalah yang terbaik.

Bukankah bertahan pada hubungan yang salah justru akan memperburuk keadaanmu?

Putus cinta dan patah hati memang berat dan tidak menyenangkan. Tapi selalu ingatlah bahwa yang Sahabat Fimela alami bukanlah akhir dari segalanya. Jangan menghabiskan waktu untuk menyesali keadaan. Percayalah orang yang tepat sedang menndekat ke arahmu saat ini.

Sedih merupakan hal yang biasa, namun seiring dengan berjalannya waktu semua akan berjalan dengan baik-baik saja. Selamat hari ini, dan mari move on.

What's On Fimela