Merasa Kesepian Saat Masih Sendiri Itu Wajar, jadi Tak Usah Diratapi

Endah Wijayanti diperbarui 04 Feb 2019, 14:48 WIB

Fimela.com, Jakarta Perasaan kesepian memang kerap hadir saat kita masih sendiri. Dengan status yang masih single dan jomblo, saat perasaan kesepian muncul wajar lah bila kita kadang merasa galau. Ada perasaan sedih yang muncul di kala kita harus menghadapi segalanya sendirian. Hidup pun terasa seperti tak berwarna lagi.

Kesepian itu wajar, kok. Kerinduan untuk bisa segera menemukan pasangan memang akan terus hadir. Tapi hal itu tak untuk terus diratapi. Memang akan hadir saat-saat kita merasa begitu hampa dan kosong. Ada keinginan untuk bisa memiliki sosok yang bisa diajak berbagi segala rasa. Namun, bukan berarti kita akan terus tenggelam dalam kesedihan seperti itu, bukan?

Bersedih karena Kesepian Itu Wajar, tapi Secukupnya Saja ya!

Nggak ada yang melarang kita untuk bersedih atau menangis. Kita boleh mengungkapkan perasaan dan emosi kita. Kita bisa saja meluapkan semua sesak di dada. Tapi yang perlu diingat adalah bahwa masih ada banyak hal berharga lain yang perlu kita lakukan. Masih ada banyak prioritas lain yang membutuhkan peran dan tanggung jawab kita.

Meratapi Diri Sendiri Terlalu Lama Hanya Akan Memperdalam Luka

Mau sampai kapan meratap terus? Mau sampai kapan kita mengabaikan orang-orang yang selama ini sudah peduli pada kita? Meratapi diri sendiri terlalu lama tak akan membawa kebaikan apa-apa. Malah hanya akan memperdalam luka dan kesedihan yang ada di dalam dada.

Selalu Ada Kemungkinan Terbaik dari Setiap Situasi

Seringkali kita meratapi keadaan karena terlalu fokus pada sisi negatif. Kita terlalu terpaku pada satu sisi kesedihan. Padahal mungkin kesendirian kita saat ini memang yang terbaik untuk kita. Mungkin saat ini kita sedang diberi waktu untuk memperbaiki berbagai keadaan yang ada. Agar nantinya ketika jodoh sudah datang, kita sudah benar-benar siap menyambutnya.

Kesepian karena masih sendiri merupakan hal yang wajar. Tapi jangan sampai membuat situasi itu terlalu dilebih-lebihkan. Saatnya untuk tetap tersenyum, terus melangkah menjalani kehidupan kita dengan sebaik-baiknya. Nanti bila saatnya sudah sempurna, jodoh itu akan datang di saat yang paling indah.