Semprot Haters, Cardi B Tegaskan Diri Layak Raih Grammy

Nizar Zulmi diperbarui 12 Feb 2019, 13:08 WIB

Fimela.com, Jakarta Bocoran pemenang Grammy tampaknya tak sepenuhnya palsu. Beberapa nama memang terbukti meraih kemenangan di ajang tersebut, seperti Lady Gaga dan rapper Cardi B. Namun hal itu tak berarti mereka tak layak menyandang penghargaan tersebut.

Tak hanya berhasil mengangat piala Grammy, Cardi B juga jadi wanita pertama yang memenangi kategori Best Rap Album sepanjang sejarah. Prestasi tersebut ia raih berkat kerja kerasnya di album Invasion of Privacy.

What's On Fimela
Cardi B (Emma McIntyre/Getty Images /AFP)

Akan tetapi tak semua merasa senang dengan kemenangan Cardi B. Para haters mulai memberikan serangan terhadap rapper eksentrik 26 tahun tersebut, terutama di social media.

Cardi B dirasa tak pantas untuk mengangkat piala Grammy Awards. Ia disebut hanya mengandalkan sensasi untuk mengangkat kariernya dan dituduh melibatkan ghostwriters dalam albumnya itu.

2 dari 2 halaman

Serang Balik Haters

Cardi B (MATT WINKELMEYER GETTY IMAGES NORTH AMERICA AFP)

Ujaran kebencian seringkali dialamatkan kepada para public figure. Meski awalnya tak menggubris, Cardi merasa tekanan itu telah mengusik dan perlu untuk mendapat tanggapan darinya.

Ia pun menuangkan kekesalannya dalam video berdurasi sekitar 1 menit. Di situ ia mengutarakan perasaannya atas berbagai tuduhan miring, sekaligus memberi gambaran bagaimana ia bekerja keras untuk musiknya.

"Kemarin aku mendengar hal-hal buruk tentangku, sangat banyak. Aku lelah dengan semua ini. Aku bekerja keas untuk albumku selama 3 bulan, dan pernah 4 hari terus bekerja tanpa istirahat. Sampai beberapa lagu yang sudah susah payah kubuat tidak masuk di album. Apa maksudmu dengan semua ini?" kata Cardi B.

Selain album, Cardi B juga diserang karena dianggap lipsync ketika tampil di panggung Grammy. Beberapa waktu lalu, Instagram Cardi pun diketahui tidak aktif, sebagai bentuk keresahannya terhadap energi negatif.