Alasan Marshanda tak Malu Ungkap Dirinya Idap Bipolar Disorder

Anto Karibo diperbarui 27 Jun 2019, 15:00 WIB

ringkasan

  • Marshanda tak merasa malu kala mengungkap penyakit bipolar disorder
  • Sebuah keterbatasan menurut Marshanda adalah hal yang bisa menjadi kekuatan terbesarnya
  • Marshanda menyatakan bahwa sebuah kelainan pun bisa dianggap sebagai berkah

Fimela.com, Jakarta Sebuah video dari Marshanda beberapa tahun silam mengagetkan banyak pihak. Ia saat itu menunjukkan sisi lain dari dirinya yang selama ini belum diketahui publik. Ya, Marshanda yang diketahui merupakan pengidap Bipolar Disorder.

"Banyak orang bertanya kepada saya, mengapa saya memberi tahu semua orang bahwa saya didiagnosis menderita Bipolar Disorder? Mengapa saya tidak takut dengan reaksi orang lain?" tuis Marshanda di laman Instagramnya, marshanda99 baru-baru ini.

Marshanda (Instagram/marshanda99)

"Mengapa saya tidak takut dengan kemungkinan merusak proses penyembuhan saya sendiri? Mengapa dan bagaimana saya bisa berbicara secara terbuka tentang 'penyakit' saya dan masih sangat percaya diri dan nyaman dengan diri saya sendiri?" demikian lanjut Marshanda dalam bahasa Inggris.

Marshanda memiliki alasan tersendiri ketika dirinya mengumbar gangguan bipolar yang ada padanya. "Dan inilah jawaban saya: Anda hanya akan berbicara secara terbuka tentang 'keterbatasan' Anda (yang dirasakan masyarakat) jika Anda merasa hal-hal itu tidak ada batasnya," ujarnya.

"Sebaliknya, Anda percaya dan telah mengalami apa yang disebut 'cacat' sebagai pemicu yang menghasilkan KEKUATAN, KELIMPAHAN JIWA, PENGETAHUAN, DAN PENGOBATAN," sambung mantan istri Ben Kasyafani tersebut. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀

Ia menambahkan jika keterbatasan itu bisa diubah menjadi versi terhebat dari seseorang. "Senjata-senjata yang menurut sebagian orang akan membunuh Anda, Anda kuasai dan gunakan untuk mengubah diri Anda menjadi versi terhebat Anda. Untuk memenuhi takdir besar Anda di dunia," kata Marshanda.

2 dari 3 halaman

Sebuah Hadiah

Marshanda (Instagram/marshanda99)

Dalam pernyataannya, Marshanda sepertinya ingin memberikan pendapat bahwa apa yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa, apapun itu bisa diaggap sebagai hadiah terindah. "Keterbatasan Anda bisa menjadi ALASAN Anda untuk memiliki makna dalam kehidupan," tuturnya.

"Keterbatasan Anda dapat menunjukkan kepada Anda apa TUJUAN Anda di bumi. Jika Anda telah mengubah diri sendiri dan mengakui KEKUATAN DALAM WAKTU, kelemahan Anda dapat berubah menjadi HADIAH bagi Anda untuk BERBAGI dan MENINGKATKAN DUNIA," sambungnya.

3 dari 3 halaman

Hanya Persepsi

(Sumber: Instagram/marshanda99)

Kita bisa menyaksikan juga bahwa seseorang yang menderita cacat fisik seumur hidupnya bisa bersyukur dan malah berprestasi. Karenanya, menurut Marshanda segala kelainan yang ada pada diri seseorang akan menjadi sebuah pilihan, diterima atau disangkal.

"Gangguan Bipolar adalah salah satu dari banyak keterbatasan lain yang saya miliki yang telah membawa saya kekayaan dalam cara saya melihat kehidupan, dalam pengetahuan saya, dalam cara saya menguasai diri, dan dengan cara saya bisa berempati dan berbelas kasih kepada orang lain. Terserah saya untuk terus melihatnya sebagai kelemahan maka menyangkalnya ATAU saya bisa menerimanya dan berhasil mengubahnya menjadi berkat. Ini masalah persepsi dan TINDAKAN yang Anda lakukan yang selaras dengan persepsi itu," tandas Marshanda.