Begini 5 Cara Agar Akur dan Dekat dengan Saudara Ipar

Febi Anindya Kirana diperbarui 31 Jul 2019, 13:15 WIB

ringkasan

  • Meluangkan waktu bersama
  • Bertanya pendapat atau meminta sarannya
  • Memberikan hadiah untuknya

Fimela.com, Jakarta Orang bilang, ketika memutuskan menikah dengan seorang pria, kamu bukan hanya menikahi pria itu saja tapi juga harus menikahi keluarganya. Alasan ini pula yang membuat banyak perempuan harus tahu bagaimana caranya mengambil hati anggota keluarga, bukan hanya mertua tapi juga saudara ipar.

Setiap orang tentu tak ingin merasa canggung atau punya atmosfer tak menyenangkan dengan kakak atau adik ipar. Ini dia cara sederhana agar bisa dekat dengan mereka.

1. Meluangkan waktu bersama

Kamu perlu mendekatinya lebih dulu dan meluangkan waktu bersama, mengenal satu sama lain, dan bertanya kesibukannya atau kesehariannya. Cara ini akan memberi kesan ramah dan terbuka sehingga ia merasa tak canggung denganmu.

2. Beri dia hadiah

Memberi hadiah di momen spesial seperti ulang tahun, keluluasan, atau mendapat pekerjaan baru bisa jadi cara mendapatkan hatinya. Tunjukkan sisi baikmu dan sikap bahwa kamu pun peduli dan sayang padanya.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Cara Agar Dekat dengan Saudara Ipar

ilustrasi teman/copyright Shutterstock

3. Jadilah temannya

Jika tak ingin terus dianggap sebagai orang asing atau bersikap baik karena ada apa-apanya, maka jadilah temannya. Jangan angkuh atau mementingkan ego. Selalu tanya kabar dan ngobrol bagai sudah kenal dekat. Jaga kedekatan dan komunikasi meski jarang bertemu.

4. Tanyakan pendapat atau minta sarannya

Ketika belanja atau ingin memberikan kado pada pasangan, menanyakan saran saudara ipar bisa jadi cara bijak membangun kedekatan dengannya. Umumnya keluarga lebih mengenal dekat, jadi tak ada salahnya bertanya banyak hal tentang pasangan pada saudara ipar dan menghargai pendapatnya.

5. Mau membantu

Ketika ia butuh bantuan, adalah untuknya. Di sinilah kamu bisa menunjukkan bahwa kamu bukan hanya menikahi saudaranya. Jadilah saudara yang sebenarnya, menganggap ia keluarga selayaknya keluarga sedarah. Keluarganya adalah keluargamu, meski tentu ada batasan tertentu.

Tekadang untuk beberapa orang, menghadapi saudara ipar justru lebih sulit daripada menghadapi mertua. Namun selalu ada jalan agar bisa dekat dan akur dengan mereka, Sahabat Fimela. 

#GrowFearless with FIMELA