Ini Alasan Ilmiah Mengapa Makanan Terasa Lebih Enak Ketika Perut Lapar

Febi Anindya Kirana diperbarui 17 Okt 2019, 16:05 WIB

Fimela.com, Jakarta Selama ini mungkin kamu pernah mendengar banyak orang mengangap makanan jadi lebih enak ketika perut lapar. Dan ternyata hal ini bukan omong kosong atau mitos belaka. Anggapan ini benar adanya dan bisa dibuktikan dan dijelaskan secara ilmiah.

Sebuah penelitian baru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications menunjukkan bahwa ketika tidak makan atau dalam keadaan puasa, tubuh akan memiliki keinginan lebih besar makan makanan manis dan bahkan lidah mengalami penurunan sensitivitas terhadap rasa yang tak disukai sepeti makanan berasa asam atau pahit.

 
What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Ketika Lapar Makanan Terasa Lebih Enak

Ilustrasi/copyright shutterstock.com/RossHelen

Penelitian dari National Institute for Physiological Sciences, Jepang ini mengungkapkan bahwa keadaan tubuh lapar sebenarnya membuat makanan menjadi tampak lebih menggairahkan.

Ini karena sel khusus di dalam otak yang disebut Agouti-related peptide (AgRP) yang diproduksi neuron AgRP/NPY, yang bertanggung jawab mengatur rasa lapar, mengubah persepsi seseorang terhadap makanan ketika lapar. Ketika neuron AgRP ini diaktifkan, otak kan cenderung ingin merasakan makanan manis dan menoleransi berbagai rasa makanan.

Jadi, jika selama ini orang bilang "makanan terasa enak karena kamu lapar", percayalah, karena ternyata ada penjelasan ilmiahnya, Sahabat Fimela.

#GrowFearless with FIMELA