Jangan Asal, Ini Waktu Terbaik untuk Berjemur selama Pandemi Virus Corona

Annissa Wulan diperbarui 26 Mar 2020, 14:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Seperti yang kamu tahu bahwa paparan sinar matahari di siang hari cenderung memiliki pengaruh negatif, terutama bagi kulit, namun apakah ada perbedaan di tengah pandemi virus Corona saat ini? Paparan sinar UV yang terlalu banyak dapat menyebabkan kerutan dan noda gelap pada kulit.

Tidak hanya itu, sinar UV dari matahari dapat menyebabkan kanker kulit. Namun, aktivitas berjemur yang dipraktikan dengan cara yang tepat justru dapat membuat tubuh mendapatkan vitamin D, terutama di tengah pandemi virus Corona seperti saat ini.

Tubuh membutuhkan vitamin D untuk pertumbuhan tulang dan pencegahan penyakit, seperti COVID-19 yang disebabkan oleh virus Corona. Dilansir dari tiege.com, Kamis (26/3/2020), kadar vitamin D yang rendah telah banyak dikaitkan dengan beberapa penyakit, seperti kardiovaskular.

 

2 dari 3 halaman

Waktu terbaik dan manfaat berjemur selama pandemi virus Corona

Ilustrasi orang bahagia. Sumber foto: unsplash.com/Gian Cescon.

Vitamin D bahkan dikatakan dapat mencegah penyakit kanker dan penurunan kognitif pada orang  tua. Sayangnya, menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Pharmacology & Pharmacotherapeutics pada tahun 2012, setengah populasi manusia di dunia masih kekurangan vitamin D.

Tengah hari, mulai dari jam 10 hingga jam 11 siang dikatakan merupakan waktu terbaik untuk berjemur. Jika kamu rutin berjemur di waktu yang tepat ini, tubuh akan mendapatkan asupan vitamin D dalam jumlah yang cukup. Rentang waktunya pun hanya antara 10 sampai 15 menit saja untuk mencegah kerusakan atau kulit terbakar akibat paparan sinar matahari berlebih.

Selain itu, jangan lupa untuk selalu mengaplikasikan SPF guna melindungi kulit selama berjemur. Selamat mencoba!

3 dari 3 halaman

Saksikan video menarik setelah ini

#ChangeMaker