4 Hal yang Perlu Diperhatikan saat Menjalankan Puasa Ramadan dan Sedang Menyusui

Gayuh Tri Pinjungwati diperbarui 22 Apr 2020, 16:49 WIB

Fimela.com, Jakarta Banyak Ibu akan membuat pilihan untuk berpuasa saat menyusui selama bulan Ramadan. Bahkan sebagian dari mereka masih banyak yang memiliki kekhawatiran untuk diri mereka sendiri dan buah hatinya. Ketika mendekati Ramadan, mungkin Mom akan menemukan pertanyaan yang paling sering ditanyakan oleh sebagian besar ibu menyusui yaitu apakah Mom dapat berpuasa selama menyusui si kecil? Kekhawatiran setiap ibu bervariasi dari usia bayi yang disusui, hingga bagaimana berpuasa akan memengaruhi nutrisi dan jumlah ASI yang dihasilkan.

Apa yang Akan Terjadi pada ASI saat Berpuasa?

Sebuah studi yang di UEA di mana sampel susu diambil dari ibu sehat sebelum dan sesudah puasa. Studi ini menyimpulkan bahwa puasa sama sekali tidak berdampak negatif terhadap ASI. Makronutrein, yang merupakan nutrisi, dibutuhkan dalam jumlah besar seperti protein dan karbohidrat tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan. Yang mengherankan adalah penelitian menunjukkan bahwa payudara itu sendiri mampu membuat lemak susu.

Namun, puasa memang berdampak pada tingkat zat gizi dari ASI yang dihasilkan. Selain itu, dehidrasi parah dapat menyebabkan pasokan ASI menyusut, tetapi ini dapat dengan mudah dihindari jika Mom minum sepanjang malam dengan air. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Mom berpuasa saat menyusui.

Mencegah Burnout

Mencegah burnout adalah kunci untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadan yang sukses. Tidak masalah apakah seorang ibu memilih untuk berpuasa atau tidak, penting baginya untuk mempertahankan pola menyusui yang sama selama bulan Ramadan untuk memberi si kecil nutrisi penting yang dibutuhkannya. Sangat penting bagi ibu menyusui untuk tetap terhidrasi, karena untuk memastikan bahwa volume ASI dan frekuensi menyusui tetap dalam keadaan normal.

Dapatkan Bantuan dari Orang Terdekat

Beberapa hari sebelum puasa, tulislah jadwal dan diskusikan dengan pasangan serta keluarga  bagaimana mereka dapat membantu dalam pekerjaan. Berkumpul dan saling membantu adalah cara terbaik untuk mewujudkan semangat Ramadan. Jika Mom seorang perempuan pekerja, duduk dan istirahatlah sesekali di siang hari, ini akan membantu menjadi lebih rileks.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Mengonsumsi Makanan yang Bergizi

Makanan 4 Sehat 5 Sempurna (sumber: istockphoto)

Ketika sedang menyusui saat menjalankan ibadah puasa, ada baiknya tetap menjaga asupan makanan. Usahakan untuk memilih mengonsumsi makanan kaya akan protein, vitamin, dan jenis nutrisi yang dibutuhkan untuk membantu produksi ASI tetap lancar. Jangan sampai meninggalkan makan sahur, karena ini juga penting untuk produksi ASI selama seharian tanpa asupan makan dan minum.

Istirahat yang Cukup untuk Menghindari Stres

Jika Mom berencana untuk melakukan puasa Ramadan saat menyusui, ada baiknya untuk memperhatikan kondisi tubuh. Lakukan lebih sedikit kegiatan yang bisa memicu stres. Stres, dapat mengurangi produksi ASI untuk si kecil. Maka sangat dianjurkan bagi ibu yang menjalankan ibadah puasa dengan menjaga pola tidur baik malam hari atau siang hari, sehingga produksi ASI akan tetap lancar. 

Nah Mom, itu tadi beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menjalankan ibadah puasa ketika sedang menyusui. Jadi tetap jaga kesehatan dengan menjaga pola makan dan istirahat yang cukup. Jangan lupa juga untuk memperhatikan nutrisi

3 dari 3 halaman

Cek Video di Bawah Ini

#Changemaker