Good Company, Karya Baru Jaydon Lewis dan Paxton di Tengah Pandemi

Nizar Zulmi diperbarui 23 Apr 2020, 20:08 WIB

Fimela.com, Jakarta Produser sekaligus musisi Jaydon Lewis merilis project terbaru bersama penyanyi bertalenta Paxton. Mereka meluncurkan single perdana mereka di Indonesia berjudul ‘Good Company’. track bergenre dance-electronic ini yang dirilis Kamis, 23 April 2020 di seluruh digital platform.

Dalam project ini mereka bekerja sama dengan Pluus Record, label musik yang menyuguhkan rilisan hip hop di Indonesia. Sebuah video musik telah diunggah, karena kondisi lockdown tak menghalangi mereka untuk berkarya.

Jaydon Lewis merupakan seorang musisi dan produser dari single ‘Good Company’ yang diketahui pernah merilis karya-karyanya melalui label yang dimiliki Avicii, yaitu PRMD. Saat ini, Jaydon Lewis terhitung telah mengumpulkan lebih dari 150 juta hit di YouTube. Sementara Paxton adalah seorang penyanyi jebolan ‘South African Idols’ dengan pengalaman manggung yang cukup mumpuni.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Proses Kreatif

Jaydon Lewis dan Paxton (Dok Pluus Record)

Chemistry antara kedua musisi ini terjalin dalam lima hari sesi workshop di Red Bull Studios, Cape Town. Penulisan single ini juga kerap dibantu oleh musisi lokal hebat lainnya, yaitu Caleb Willams. Jaydon menjelaskan, bahwa inspirasi dari single ini adalah untuk mendorong masyarakat agar lebih mengeksplor kreativitas dalam setiap hal yang dilakukan.

“Sebagai seniman, pastinya kita harus kreatif tetapi dalam suasana yang menyenangkan dan ceria. Pesan utama yang bisa diambil dari single ini adalah rasa percaya pada diri dan rasa percaya dengan apa yang Anda inginkan. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang baik dan tetaplah berada dalam lingkungan yang positif,” jelas Jaydon.

“Saya dijadwalkan untuk bertemu dengan Jaydon untuk sesi penulisan dan kami tidak benar-benar berencana untuk menciptakan sesuatu. Setelah diperdengarkan musiknya oleh Jayden, kami berdua yakin bahwa single ini akan menjadi sesuatu yang luar biasa." timpal Paxton.

3 dari 4 halaman

Dance Electronic di Indonesia

Reza Arap. Dok: KLY

Reza ‘Arap’ Oktovian yang merupakan Founder dari Pluus Record menjelaskan, alasannya menghadirkan single bergenre dance-electronic yang sangat berbeda dengan single keluaran Pluus Record lainnya yang bergenre hip hop. “Tujuan Pluus menghadirkan musik dance-electronic ini adalah agar musik kami lebih berwarna. Karena tidak semua orang bisa menikmati musik hip hop sehingga kami ingin berikan sesuatu yang lebih mudah dan lebih banyak disukai oleh penikmat musik di Indonesia," jelas Arap.

Pluus Record merupakan sebuah label musik Asia yang merupakan sebuah afiliasi dari Gushcloud Group. Pluus Record menggandeng Reza ‘Arap’ Oktovian sebagai co-owner, serta Ricky Tjong sebagai co-owner dan A&R. Hingga kini, Pluus Record telah meluncurkan enam single sejak awal berdiri pada Juli 2019 lalu. Lima single tersebut adalah Cookie Jar by Reza ‘Arap’ Oktovian, Death Bed by Slippydoor, Monster by Atsy & Kamga, Pink Rockstar by Reza ‘Arap’ Oktovian, Brown Sugar Boba Hennessy by Slippydoor, serta Good Company by Jaydon Lewis dan Paxton.

4 dari 4 halaman

Simak juga video menarik berikut ini: