3 Kesalahan Umum dalam Menggunakan Hand Sanitizer, Kamu Masih Melakukannya?

Annissa Wulan diperbarui 21 Jul 2020, 11:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Hand sanitizer menjadi produk yang paling banyak dicari dan dibawa kemanapun sejak pandemi. Hand sanitizer berbasis alkohol adalah metode paling nyaman untuk menjaga kebersihan tangan sangat berpergian, terutama ketika kamu tidak bisa menemukan air dan sabun.

Sayangnya, masih banyak orang menggunakan hand sanitizer dengan cara yang kurang tepat. Dilansir dari huffpost.com, berikut ini adalah kesalahan umum dalam menggunakan hand sanitizer.

1. Kamu tidak menggunakan hand sanitizer dengan cukup

Centers For Disease Control and Prevention menyatakan bahwa hand sanitizer harus digunakan dengan cukup untuk membersihkan seluruh permukaan tangan. Terlalu banyak lebih baik daripada terlalu sedikit.

Setidaknya aplikasikan selama 20 sampai 30 detik. Kamu harus benar-benar memastikan seluruh permukaan tangan dibersihkan dengan hand sanitizer.

 

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

2. Tidak menunggu hand sanitizer yang diaplikasikan sampai mengering

ilustrasi hand sanitizer untuk mencegah virus corona | unsplash.com/@kellysikkema

Menggosok tangan dengan hand sanitizer selama 20 detik berfungsi untuk menunggunya mengering. Hand sanitizer harus diberikan waktu bekerja untuk menonaktifkan bakteri dan virus tertentu.

3 dari 3 halaman

3. Menjadikan hand sanitizer sebagai pengganti aktivitas cuci tangan

ilustrasi hand sanitizer | unsplash.com/@annaelizaearl

Hand sanitizer walaupun penting saat ini, namun tidak akan dapat menggantikan aktivitas cuci tangan. Mencuci tangan dengan air dan sabun akan selalu menjadi cara yang lebih baik untuk mematikan virus dan bakteri yang menempel.

#ChangeMaker