Lagu Titanium Awalnya untuk Katy Perry, Ini Alasan Ia Menolak

Nizar Zulmi diperbarui 30 Jul 2020, 00:53 WIB

Fimela.com, Jakarta Lagu Titanium yang dinyanyikan Sia Furler jadi megahits di generasi 2000an. Namun siapa sangka lagu ciptaan David Guetta ini sebenarnya ditujukan untuk diva pop, Katy Perry.

Sang pelantun Dark Horse ini mengaku mendapat tawaran dari Guetta untuk menyanyikan lagu tersebut. Ia mendengar versi demo yang saat itu sudah diisi oleh vokal Sia yang khas.

Alih-alih tertarik untuk menyanyikannya, Katy Perry justru sangat terkesan dengan demo tersebut. Dengan suara Sia, lagu Titanium ia rasa menyentuh potensi terbesarnya.

2 dari 4 halaman

Terkesan Pada Pendengaran Pertama

Sia (ATTILA KISBENEDEK / AFP)

Katy Perry teringat saat ia ditawari oleh Guetta melalui email tentang demo lagu Titanium. Saat ia mendengar untuk kali pertama, seketika ia yakin harus Sia yang menyanyikannya.

"Aku ingat betul mendengarkan demonya saat sedang di pesawat, aku langsung berpikir 'Astaga, lagu ini sangat bagus. Siapa yang menyanyikannya? Mereka harus mempertahankannya di lagu ini, jangan memintaku. Biarkan Sia yang membawakan lagu ini!'" ujarnya dilansir dari Aceshowbiz (28/7).

3 dari 4 halaman

Balasan Katy

Katy Perry (AP/Asanka Ratnayake)

Tak lama setelah mendengar lagunya, Katy Perry membalas David Guetta lewat email. Dengan tegas ia menyatakan Sia lebih cocok menyanyikan lagu tersebut.

"Kau sudah gila, aku tak perlu ada di lagu ini. BIarkan Sia yang menyanyikan lagu ini. Dan dari situlah lahir lagu Titanium," tuturnya.

Titanium jadi hits yang menggebrak pada tahun 2011, yang disusul beberapa lagu populer Sia seperti Cheap Thrills dan Chandelier. Sang pemilik suara khas ini kadang tampil menutupi rambutnya karena ia ingin dipandang sebagai penyanyi, ketimbang soal penampilan.

4 dari 4 halaman

Simak Juga Video Menarik Berikut Ini: