4 Single Hits Linkin Park Versi Demo, Ungkap Rasa Berbeda

Nizar Zulmi diperbarui 12 Okt 2020, 22:04 WIB

Fimela.com, Jakarta Grup band revolusioner, Linkin Park baru saja merilis sajian album spesial dalam rangka 20 tahun Hybrid Theory. Koleksi lagu-lagu lawas mereka yang jadi hits dikemas ulang dalam format baru dengan sejumlah 'bonus' menarik.

Mike Shinoda dkk menghadirkan sederet lagu versi demo dari hits mereka yang telah dikenal luas penikmat musik. Hybrid Theory yang dirilis Oktober 2020 pun terlahir kembali membawa serangkaian nostalgia.

Linkin Park mungkin takkan lagi sama tanpa adanya Chester Bennington. Namun yang pasti, karya-karya mereka akan terus dikenang sebagai bagian penting dari perkembangan musik rock di kancah internasional.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

In The End

Linkin Park

In The End merupakan salah satu trek paling memorable di awal karier Linkin Park. Lagu ini mengantarkan kesuksesan bagi band asal California, Amerika Serikat tersebut.

Kombinasi vokal Chester dan rap Mike Shinoda jadi senjata terdepan mereka. Di versi demo terdapat beberapa hal berbeda dari part rap dan aransemen. Uniknya sejumlah fans lebih menyukai versi demo ini.

Crawling 

Linkin Park (AP/Amy Harris)

Setelah dibuka dengan In The End, perayaan album berlanjut dengan trek-trek populer yang diungkap versi demonya. Salah satunya adalah Crawling, tembang yang sangat khas dengan dua sisi vokal Chester, yakni yang lembut dan berteriak lantang.

Dalam demo lagu yang penuh emosi ini, Chester sempat membuat kesalahan saat melantunkan lirik 'fear is how I fall', dan menggantinya dengan 'fear is powerful'. Entah disengaja atau tidak, tapi lirik di versi demo rupanya lebih mengena di hati pendengar.

3 dari 3 halaman

Points of Authority

Chester Bennington, vokalis Linkin Park. (businessinsider.com)

Aransemen musik Linkin Park di album ini memang banyak menuai pujian. Ketajaman Mike Shinoda sebagai produser memainkan peranan penting, termasuk di lagu Points of Authority.

Lagu yang penuh dengan distorsi gitar ini pun kembali membongkar kenangan-kenangan saat pertama kali mendengarnya 10 atau 20 tahun lalu. Versi demonya pun tak kalah matang, dan berhasil membawa nostalgia yang manis.

Slip

Chester Bennington, vokalis Linkin Park. (eonline.com)

Terakhir ada lagu yang batal dimasukkan di album Hybrid Theory. Lagu berjudul Slip ini pun diperkenalkan kepada fans pada 9 Oktober kemarin.

Lagu ini terasa tidak asing dengan ciri khas Linkin Park dari sisi aransemen. Dibanding beberapa trek lain, lagu ini terasa agak lebih kalem dan menonjolkan liriknya yang selalu punya emosi.