Ibu Mertua Menjadi Penolongku di Masa Pandemi Ini

Endah Wijayanti diperbarui 30 Nov 2020, 11:21 WIB

Fimela.com, Jakarta Seorang ibu menjadi sosok yang paling istimewa di hati kita. Saat menceritakan sosoknya atau pengalaman yang kita miliki bersamanya, selalu ada hal-hal yang tak akan bisa terlupakan di benak kita. Cerita tentang cinta, rindu, pelajaran hidup, kebahagiaan, hingga kesedihan pernah kita alami bersama ibu. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Share Your Stories November 2020: Surat untuk Ibu berikut ini.

***

Oleh: Theresia Sri Wahyuni

Tak pernah kubayangkan, betapa repotnya mengurus dua anak perempuan yang masih kecil, dengan usia 6 dan 5 tahun. Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini dengan pelaksanaan pembelajaran secara PJJ/Pembelajaran Jarak Jauh, maka semakin banyak yang harus diurus sendiri.

Aku sendiri sebagai seorang guru di sebuah sekolah swasta terkadang mengalami kelelahan. Khususnya pada bagian mata, setelah pulang bekerja. Sebab saat ini fokus bekerja lebih banyak pada layar komputer dan HP untuk memberikan layanan terbaik bagi para siswa.

 

2 dari 2 halaman

Jasa Ibu Mertua

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/Creativa

Untungnya, aku memiliki ibu mertua yang dengan rela dan tulus menolongku. Mulai dari rela tinggal bersama, bangun pagi untuk menyiapkan makan bagi kami sekeluarga, sampai melayani dua anakku saat sedang melaksanakan pembelajaran di rumah! Sungguh, aku sangat bersyukur dan berterima kasih atas semua ini.

Doaku, semoga ibu selalu sehat. Maafkan aku yang lebih memilih tidak ikut memasak pada pagi hari di dapur rumah kami yang sempit. Terima kasih sudah mau repot dan merelakan diri belajar menggunakan gadget demi membantu belajar anak-anak. 

#ChangeMaker