Mantan Direktur Kreatif Lanvin, Alber Albaz Meninggal Dunia di Usia 59 Tahun

Annissa Wulan diperbarui 26 Apr 2021, 08:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Alber Albaz, mantan Direktur Kreatif Lanvin meninggal dunia di usianya yang ke 59 tahun. Berita duka ini telah dikonfirmasi oleh Richemont, yang sudah bekerja sama dengan Alber Albaz di AZ Factory, bisnis terbarunya.

Dilansir dari harpersbazaar.com.sg, menurut jurnalis asal Inggris Suzy Menkes, Alber Albaz meninggal dunia karena COVID-19. Sebelum kepergiannya yang tiba-tiba ini, Alber Albaz terkenal karena ia berhasil membangkitkan Lanvin dari tahun 2001 hingga 2015 dengan kepribadiannya yang ceria.

Sepanjang kariernya di Lanvin, desainer asal Israel ini telah dianugerahi banyak penghargaan dari industri fashion sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya terhadap mode. Salah satunya adalah penghargaan CFDA International Designer dan Most Influential Designer di World Fashion Awards oleh WGSN.

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Alber Albaz, mantan Direktur Kreatif Lanvin meninggal dunia di usia yang ke 59 tahun

Alber Albaz, mantan Direktur Kreatif Lanvin. Sumber foto: Instagram WWD.

Di tahun 2013, Alber Albaz juga pernah memenangkan Geoffrey Beene Fashion Impact Award di acara makan malam YMA Fashion Scholarship Fund. Sedangkan di tahun 2009, ia juga pernah dianugerahi Grande Medaille de Vermeil de la Ville de Paris oleh walikota Bertrand Delanoe untuk dampak positif yang ia berikan terhadap kota Paris.

Tidak berhenti di situ, di tahun 2016, Alber Albaz juga pernah dihadiahi French Legion of Honour yang berharga. Karier Alber Albaz setelah keluar dari Lanvin mencakup kolaborasi dengan pembuat parfum asal Prancis Frederic Malle untuk wewangian pertamnya yang diberi nama Superstitious yang dirilis pada tahun 2017 lalu.

Di tahun 2019, Alber Albaz bekerja dengan label kulit asal Italia TOD untuk koleksi Happy Moments. Selamat jalan, Alber Albaz!

3 dari 3 halaman

Saksikan video menarik setelah ini

#Elevate Women