Kenapa Ada yang Saling Memendam Rasa, tapi Malah Tak Mau Menyapa?

Endah Wijayanti diperbarui 15 Jun 2021, 15:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Ada yang saling memendam rasa dan cinta, tapi malah memilih untuk tak saling menyapa. Seperti pada sepasang sahabat yang kedekatannya menumbuhkan cinta, tapi memilih untuk saling diam. Seperti kenalan baru yang menemukan chemistry tapi belum ada yang berani untuk terbuka dan lebih jujur. Kenapa ada yang saling memendam rasa, tapi malah memilih untuk diam-diam saja?

Tentu saja jawabannya bisa sangat beragam. Urusan hati dan perasaan memang tak ada rumus khusus. Segala sesuatunya bisa sangat acak dan susah ditebak. Termasuk pada sepasang perempuan dan pria yang sebenarnya saling suka tapi memilih untuk tidak langsung jujur dan bicara terbuka.

Ada Rasa Takut akan Merusak Kenyamanan yang Sudah Ada

Biasanya ini terjadi kepada sepasang sahabat. Memilih untuk saling diam dan tidak menyapa karena takut akan merusak ikatan persahabatan yang ada. Takut jika menyatakan cinta, suasana jadi canggung dan persahabatan jadi luntur. Daripada mengambil risiko itu, akhirnya memilih untuk saling diam dan memendam rasa saja.

Ada Rasa Takut Ditolak atau Diabaikan

Menyatakan perasaan pada seseorang, ada risiko tidak mendapatkan perasaan yang sama. Meski dua orang sama-sama saling suka dan punya perasaan istimewa, tapi tetap saja bila tidak ada yang berani jujur, maka keduanya akan diselimuti perasaan takut ditolak atau diabaikan. Daripada mengambil risiko ditolak atau diabaikan, pilihan untuk diam saja pun diambil.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Ada Perasaan Kurang Percaya Diri

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/g/shisukaa

Merasa tidak layak untuknya. Merasa tak akan sanggup mengimbanginya. Perasaan rendah diri atau kurang percaya diri bisa menjadi alasan seseorang untuk tidak menyatakan perasaan. Memendam perasaan dianggap jadi pilihan teraman karena tak ingin memperlihatkan kerapuhan dirinya. Lebih memilih menderita sendiri daripada harus memperlihatkan kelemahan. Namun, pada akhirnya hubungan pun cuma akan jalan di tempat saja.

Ada Perasaan Belum Siap untuk Membangun Komitmen Baru

Membangun sebuah hubungan baru jelas butuh komitmen baru. Saat belum siap untuk membangun komitmen baru, maka akan ada perasaan ragu yang terus menyelimuti. Yang pada akhirnya membuat pasangan memilih untuk menyimpan perasaan sendiri karena merasa membangun komitmen terlalu sulit dan berat untuk mereka.

Apakah ada Sahabat Fimela yang pernah merasakan atau berada di situasi yang seperti ini juga? Semoga untuk setiap perasaan yang kamu miliki untuk seseorang bisa mendapat balasan perasaan yang sama, ya.

#ElevateWomen