Umi Pipik Akui Jadi Ibu yang Cerewet pada Abidzar Al Ghifari, Ini Alasannya

Rivan Yuristiawan diperbarui 03 Nov 2021, 10:14 WIB

Fimela.com, Jakarta Pipik Dian Irawati atau akrab disapa Umi Pipik mengaku bangga atas pencapaian putra sulungnya, Abidzar Al Ghifari yang mulai berkarier di dunia entertainment sebagai aktor. Sebagai orangtua, ia pun mengaku termasuk ibu yang cerewet pada Abidzar.

Diakuinya, ia tak pernah berhenti untuk menasihati Abidzar yang kini sudah beranjak dewasa. Umi Pipik ingin memastikan jika sang putra selalu taat pada perintah agama sesuai apa yang diajarkan mendiang Ustaz Jefri Al Buchori.

"Saya cerewet banget. Pagi-pagi dia udah berangkat kasih wejangan," kata Umi Pipik. "Kalau saya sebagai orangtua ya nggak pernah putus nasehatin dia, kalau lagi syuting selalu diingetin sholat, cerewet banget deh," lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Jaga Amanah

Banyak warganet menulis kata pelakor dalam akun Instagram atas nama Umi Pipik (Instagram/@umipipik_)

Tak sampai di situ, Umi Pipik juga selalu menasihati sang anak agat tak salah pergaulan yang bisa berdampak buruk untuk kehidupannya ke depan. Meski diberikan kebebasan, namun ia tak ingin sang putra sampai kebablasan dalam bergaul.

"Saya memberikan kebebasan tapi nggak bablas, 'umi kasih kebebasan, kepercayaan buat kamu tapi harus jaga amanah ini, mana yang baik mana yang nggak, harus bisa jaga diri'. Yang terpenting nggak melanggar aturan agama. Tetap sholat baca Qur'an," paparnya.

3 dari 3 halaman

Sampai Dalam Berakting

Pipik Dian Irawati alias Umi Pipik saat ditemui di acara pembukaan Butik Ummi Pipik, Jakarta, Sabtu (4/7/2015). Pipik berencana membuka cabang di tempat lain di luar Jakarta. (Liputan6.com/Panji Diksana)

Diakui Umi Pipik, batasan-batasan dan nasehat dirinya sebagai orangtua pun sampai mencampuri beberapa hal teknis dalam berakting Abidzar. Beruntung, Abidzar dan pihak-pihak yang terkait mengerti dan mau menerima aturan yang dibuat Umi Pipik yang memang berkaitan dengan ketentuan agama Islam.

"(Adegan sama lawan jenis) Saya kasih batasan ke sutradara, ke manajernya juga. Saya minta tolong ya untuk adegan-adegan mesra, untuk film next-nya dia tuh kan ada adegan bersentuhan, tapi saya bilang diganti. Akhirnya sutradaranya, 'oh yaudah oke'. Jadi diambil dari belakang, bukan dia, stuntman gitu," akunya.

"Dia paham bahwa di Islam nggak boleh gini-gini Justru pingin peran yang menantang dia demen tuh, tapi kalau adegan mesraan dia males, lebih senang yang berantem gitu," pungkas Umi Pipik.