Kutinggalkan Dunia Model, Kini Aku Bangga sebagai Ibu

Endah Wijayanti diperbarui 20 Jan 2022, 10:00 WIB

Fimela.com, Jakarta Kita semua pasti pernah merasakan perasaan tak nyaman seperti rendah diri, sedih, kecewa, gelisah, dan tidak tenang dalam hidup. Kehilangan rasa percaya diri hingga kehilangan harapan hidup memang sangat menyakitkan. Meskipun begitu, selalu ada cara untuk kembali kuat menjalani hidup dan lebih menyayangi diri sendiri dengan utuh. Seperti kisah Sahabat Fimela yang diikutsertakan dalam Lomba Bye Insecurities Berbagi Cerita untuk Lebih Mencintai dan Menerima Diri Sendiri ini.

***

Oleh: Dina Agustina

Aku seorang wanita berusia 24 tahun. Dunia model adalah dunia yang sangat aku sukai. Beberapa kali aku sempat mengikuti event dan juga hunting bersama para fotografer.

Ketika kita melakukan sesuatu yang kita sukai, tentu kita akan melakukan dengan setulus hati. Sampai pada puncak karier tahun 2020 pertengahan Juli, kuingat waktu itu ada acara di Bandung lautan fotografer tepatnya di Asia Afrika, aku pun dengan antusias mengikuti seleksi.

Tidak sulit untuku masuk dengan tinggi 165 cm dan berat badan 45 kg lantas aku masuk sebagai finalis yang akan berkolaborasi dengan MUA dan desainer ternama tentunya.

Hari itu pun tiba, tepat jam 12 malam puncak acara dimulai. Satu demi satu teman-teman modelku bersama dengan desainernya memperagakan busana di depan fotografer dan juga penonton. Itu adalah pengalaman terbesarku di dalam dunia modeling. Hari itu juga tepat adalah hari pemilihan finalis duta putra dan putri Kota Cimahi, aku yang terpilih terpaksa tidak melanjutkan karena harus catwalk malam itu.

Dan, giliranku pun tiba dengan high heels 15 cm, baju desainer dan teman-teman model aku pun catwalk, dan memperagakan busanaku. Aku sangat menyukai hobiku ini. Meski tidak dibayar dengan materi namun selalu ada kupu kupu dalam perutku sehingga aku sangat bahagia.

 

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

Menikah dan Memiliki Anak

Ibu rumah tangga dan bisnis online./Copyright shutterstock.com/g/sutlafk

Akhir desember 2020 pacarku melamaku, dan kami memutuskan untuk menikah muda di usiaku yang masih 21 tahun. Tidak lama menikah kami diberikan karunia oleh Allah SWT bayi laki laki tampan dan lucu.

Kini, aku telah menjadi seorang ibu, meninggalkan bekas strechmark di perutku. Dunia model yang sangat aku sukai telah aku tinggalkan. Badanku sudah tidak proporsional. Meskipun saat puncak karier aku memutuskan untuk menikah tapi menjadi seorang ibu adalah kebahagiaan yang sangat sempurna untuku. Memiliki seorang putra kecil, nikmat mana lagi yang kau dustakan?

Semua wanita sangat cantik, dengan apa pun warna dan bentuk tubuhnya. Ketulusan hati dan etika yang dimiliki adalah kecantikan yang tidak bisa dibandingkan dengan fisik. 

Untuk semua ibu di seluruh dunia ini, bekas strechmark jangan dihilangkan cukup di samarkan. Mengapa? Karena dengan kita melihat ini, kita bisa melihat perjuangan kita selama hamil, dan melahirkan si kecil dulu.

Waktu memang tidak bisa di putar kembali tapi kita tetap bisa melangkah maju dengan jalan yang baru. Sahabat Fimela, kalian semua hebat. Allah telah menciptakan wanita dengan begitu sempurna dibandingkan laki laki, bersyukur karena kita cantik. Bye insecurities!

#WomenforWomen