4 Tips Mengatasi Masalah Komunikasi yang Buruk dengan Pasangan

Gayuh Tri Pinjungwati diperbarui 23 Feb 2022, 09:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Komunikasi menjadi bagian terpenting dalam setiap hubungan apa pun, terlebih untuk hubungan romantis dan jangka panjang. Tanpa adanya komunikasi yang intens maka hubungan dapat dengan mudah berakhir.

Salah satu hal terpenting namun tak terucapkan yang diharapkan setiap orang dalam suatu hubungan dari pasangannya adalah adanya jalur komunikasi terbuka. Mereka ingin pasangannya jujur dan bahkan detail kecil yang tidak penting tertinggal. Namun, tanpa kita sadari kita cenderung membuat kesalahan yang sulit untuk dikomunikasikan.

Lalu, bagaiaman caranya untuk mengatasi masalah komunikasi dalam suatu hubungan? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Menyetujui Beberapa Aturan Rumah yang Telah Dibuat

Saat memulai sebagai pasangan, kamu dan pasangan mungkin ingin duduk dan mendiskusikan apa yang kamu harapkan satu sama lain, dan bagaimana kamu ingin menyalurkan pendapat jika kamu menemukan masalah yang sulit. Ini mungkin terdengar terlalu teknis pada awalnya, karena ini tidak umum dilakukan, tetapi ini sangat membantu.

Dengan membicarakan dan menyetujui beberapa aturan rumah untuk hubungan, kamu belajar lebih banyak tentang pemikiran dan pendapat satu sama lain, baik sebagai pasangan maupun sebagai individu. Dan jika kalian saling mencintai, kalian akan dapat menghormati aturan ini, karena kalian telah bersama-sama setuju untuk berkomitmen pada aturan tersebut.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

2. Jangan Menganggap Remeh Komunikasi Non-Pribadi

Ilustrasi/copyrightshutterstock/theshots.co

Banyak dari kita berpikir bahwa karena kita sering berbicara di telepon atau mengobrol di Facebook dengan pasangan kita, jalur komunikasi kita berjalan dengan baik. Tidak, tidak selalu demikian. Bahkan ada saat-saat ketika saluran yang sama inilah yang membawa kekacauan dalam hubungan.

Berkomunikasi melalui perangkat teknologi mungkin sangat nyaman, tetapi pada saat yang sama, itu membatasi kualitas percakapan. Jadi ya, jika kamu ingin membahas hal-hal serius yang membutuhkan jalur komunikasi yang solid, lakukan secara langsung, tatap muka.

3. Tetapkan Batasan

Ketika kamu berada dalam suatu hubungan, itu tidak berarti bahwa kalian berdua sudah memiliki satu sama lain dan kamu hanya perlu fokus pada apa yang kamu bagikan bersama. Kamu harus ingat bahwa meskipun sudah menikah, kalian berdua masih menjalani kehidupan individu yang terpisah. Dan di sinilah batasan berperan.

Batasan adalah ketika kamu membiarkan pasanganmu melakukan hal-hal yang dia sukai sebagai individu. Ini bisa sulit karena mungkin mengharuskan kamu mengizinkan pasangan pergi dengan teman-teman, fokus pada pekerjaan, dan melakukan aktivitas lain yang bukan urusanmu. Namun, hubungan adalah ujian kesabaran dan kepercayaan. Jadi jika kamu mempercayai pasangan tentu akan mencapai hubungan yang bahagia.

3 dari 3 halaman

4. Tentukan Menikmati Waktu Berkualitas Tanpa Gadget

Ilustrasi/copyrightshutterstock/Daniel_Dash

Cara lain untuk mengatasi masalah komunikasi dalam suatu hubungan adalah dengan membebaskan diri dari kendali teknologi untuk sementara waktu. Ini berarti pergi mendaki atau berjalan-jalan di taman tanpa alat komunikasi, atau berenang di pantai bersama.

Menjaga komunikasi agar tetap berjalan dengan pasangan tentu menjadi hal yang penting. Karenanya kamu dan pasanganmu perlu melakukan komunikasi secara teruka.

#WomenforWomen