Ketahui 4 Perbedaan antara Cinta dengan Keterikatan

Gayuh Tri Pinjungwati diperbarui 10 Jun 2022, 10:15 WIB

Fimela.com, Jakarta Terkadang, kamu mungkin dihadapkan pada pertanyaan yang mustahil untuk memahami apakah kamu jatuh cinta dengan orang tersebut atau kamu hanya terikat pada orang tersebut. Tidak banyak yang bisa membedakan dari keduanya, karena ada garis yang sangat tipis di antara keduanya. Tetapi jika Sahabat Fimela menghadapi pertanyaan ini dalam pikiranmu, berikut ini adalah perbedaan antara cinta dan keterikatan. Penasaran? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini.

1. Cinta Tidak Mementingkan Diri Sendiri

Ketika kamu tidak mementingkan diri sendiri itu bisa jadi kamu merasakan cinta yang sebenarnya. Namun, jika sebaliknya, itu hanyalah kemelekatan. Ketika kamu mencintai seseorang, kamu akan melakukan apa saja untuknya. Kamu memikirkan kebutuhan, keinginan, dan upaya mereka untuk mencapainya. Tetapi ketika kamu terikat pada seseorang, kamu cenderung berpikir untuk memenuhi kebutuhanmu saja.

2. Merasa Bebas saat Mencintai dan Merasa Dikendalikan saat Terikat

Ketika kamu jatuh cinta dengan seseorang, kamu merasa bebas. Kamu akhirnya bisa menjadi diri sendiri di sekitar orang yang mengenalmu luar dan dalam. Tetapi ketika kamu terikat pada seseorang, kamu akan melihat bahwa perasaanmu mengendalikan seluruh pikiran dan tubuhmu, pada gilirannya, kamu bahkan dapat memanipulasi orang untuk bersamamu.

What's On Fimela
2 dari 2 halaman

3. Cinta Itu Bertahan Lama, Ketertarikan Mungkin Hanya Bertahan Sementara

Ilustrasi/copyrightshutterstock/oneinchpunch

Ketika kamu mencintai seseorang, itu adalah perasaan yang akan bertahan seumur hidup atau untuk waktu yang sangat lama. Namun, kamu mungkin tumbuh dari keterikatan dengan pasanganmu cepat atau lambat. Perasaan ini biasanya bersifat sementara.

4. Cinta Membantumu untuk Tumbuh, Tetapi Ketertarikan Menjadi Racun

Ketika kamu dan pasangan saling mencintai, kalian berdua tumbuh bersama. Selain saling mengajarkan nilai-nilai, kalian berdua juga saling mendukung baik buruknya. Namun, keterikatan yang berkepanjangan berubah menjadi racun, karena kamu cenderung mengendalikan orang tersebut, untuk kebutuhanmu sendiri. Dengan cara ini, kamu tidak hanya mempertaruhkan kepribadian dan pertumbuhanmu secara keseluruhan, tetapi juga pasanganmu.

Well, apakaha kamu yakin tentang yang kamu rasakan kepada si dia cinta atau hanya keterikatan? Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

#WomenforWomen