Hadirkan Karya Musik Terbaru, Kamasean Ajak Generasi Muda Bersatu di Tengah Keberagaman

Rivan Yuristiawan diperbarui 12 Jun 2022, 19:29 WIB

Fimela.com, Jakarta Penyanyi jebolan ajang pencarian bakat, Kamasean kembali muncul dengan karya terbarunya. Bersama Ebith Beat A dan Abraham Kevin, perempuan 26 tahun itu mengajak generasi muda untuk bersatu di tengah keberagaman yang ada lewat lagu Indonesia Serasi.

Lagu Indonesia Serasi sendiri merupakan lagu pembuka untuk sebuah gerakan bertajuk sama yang diprakarsai oleh Haddad Alwi. Lagu tersebut sudah dirilis pada awal April 2022 lalu dan diadaptasi dari dua lagu daerah berjudul Ampar Ampar Pisang dan Paris Barantai.

"Kita mulai dari suatu yang kecil, untuk memulai gerakan yang besar. Melalui karya ini, semoga mampu ditangkap sebagai gerakan supaya generasi saat ini lebih mencintai Indonesia. Pelangi itu indah karena beragam, sama seperti bangsa ini. Kalau hanya satu warna, itu cuma seragam," kata Kamasean saat berbincang secara virtual belum lama ini.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Pengalaman Pribadi

Sudah jarang tampil di layar kaca, Kamasean kini jadi dosen. (Sumber: Instagram/kamasean)

Lebih lanjut, Kamasean pun mengakui jika dirinya sempat mengalami pengalaman buruk yang ada kaitannya dengan perbedaan. Ia mengatakan pernah merasakan bagaimana dikucilkan bahkan di-bully hanya karena memiliki penampilan yang berbeda dari kebanyakan.

"Pengalaman-pengalaman itu menyemangati aku, mendorong aku bisa ikut dalam project Indonesia Serasi ini. Ya sekaligus aku menyampaikan pesan ke orang, aku berbeda tapi tidak menghentikan aku mengejar mimpi aku sampai ada di hari ini," ujarnya.

3 dari 3 halaman

Bangga Budaya

Kamasean, Ebith Beat A, dan Abraham Kevin.

Gerakan Indonesia Serasi sendiri lahir dari keinginan agar para generasi muda lebih bangga pada budaya bangsa yang dimiliki Indoneaia. Maka dari itu, Kamasean berharap lagu Indonesia serasi bisa menyampaikan pesan positif untuk menumbuhkan semangat persatuan bagi generasi muda dengan menanamkan sifat lembut hati, sikap moderasi, menerima perbedaan budaya, agama, serta bahasa.

"Melalui karya yang dibuat, bagaimana bisa menyampaikan kepada generasi muda saat ini untuk lebih mencintai Indonesia," pungkasnya.