7 Jenis Putus Cinta yang Mungkin Kita Alami dalam hidup

Febi Anindya Kirana diperbarui 28 Sep 2022, 13:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Putus cinta mungkin bukan hal yang diharapkan setiap orang yang menjalani hubungan cinta. Bahkan banyak orang rela menghindari hubungan cinta dan menutup hatinya rapat-rapat meskipun didekati banyak orang hanya karena takut putus cinta dan tak bisa mengatasi rasa sakit hati yang ditinggalkan. Mengalami putus cinta pun sebenarnya ada banyak jenisnya. Ini sekian jenis putus cinta yang mungkin dialami setiap manusia dalam hidupnya.

What's On Fimela
2 dari 8 halaman

1. Putus Cinta Ideal

ilustrasi pasangan putus/TimeImage Production/Shutterstock

Mungkin bagi beberapa orang, mana ada cara ideal untuk putus? Ujung-ujungnya sama, sama-sama menyakitkan. Tapi sebenarnya ada jenis putus cinta yang ideal, yaitu ketika kedua belah pihak pada dasarnya saling diuntungkan. Tidak ada yang menjadi korban dan tidak ada yang harus disalahkan. Kalian hanya tidak berhasil memutuskan untuk terus bersama. Dalam situasi ini kalian masih bisa saling menghargai dan fokus pada kenangan positif dan bersikap realistis.

3 dari 8 halaman

2. Putus Cinta Sepihak

Ilustrasi./Copyright shutterstock

Semuanya berjalan baik-baik saja hingga ia tiba-tiba minta putus. Kamu tidak siap secara emosional dan tak menduga itu akan terjadi. Mungkin tanda-tandanya ada selama ini tapi kamu kurang peka. Apa pun alasannya, kamu merasa bingung, marah, dan sedih secara sekaligus. Perasaan campur aduk itu sulit diatasi tapi yang kamu butuhkan adalah komunikasi. Bukan dengan mantan, tapi dengan dirimu sendiri. Kamu mungkin tidak akan pernah bisa kembali seperti dirimu semula, dan itu wajar. Perlahan sembuhkan luka hatimu hingga bisa menerima keadaan.

4 dari 8 halaman

3. Putus Cinta Semetara

Ilustrasi/copyright shutterstock.com/New Afrika

Putus cinta jenis ini sering dialami orang yang menjalani hubungan putus-nyambung. Meski cukup mengganggu, tapi kamu mungkin akan menemukan nilai dirimu dan pelajaran yang berharga dari pola tidak jelas ini. Kunci mengatasi putus cinta ini adalah menjadi dewasa. Jangan biarkan pertengkaran kecil menciptakan emosi besar, hadapi argumen dengan kepala dingin. Berdebat boleh, selama bisa menghormati pendapat satu sama lain. Tanyakan pada diri sendiri mengapa tak perlu secepat itu memutuskan untuk putus.

5 dari 8 halaman

4. Putus Cinta Pengecut

Ilustrasi/copyrightshutterstock/interstid

Mirip putus cinta sepihak tapilebih kejam, dia memutuskanmu hanya dengan pesan teks tanpa menemuimu dan bicara langsung. Kemudian ia susah dihubungi dan tak bisa ditemui. Perpisahan canggung ini pasti membuatmu ingin mengutuknya. Cara terbaik menghadapi putus cinta jenis ini adalah tertawakan saja dan terus jalani hidupmu. Pria yang mengajakmu putus lewat chat tidak layak mendapatkan perhatianmu lagi. Kamu cukup tahu saja jenis manusia seperti apa dia, jadi jika memang ada karma buruk, biarkan itu yang membalas sakit hatimu.

6 dari 8 halaman

5. Putus Cinta Bahagia

ilustrasi perempuan santai/oatawa/Shutterstock

Hubungan itu toxic dan kamu sudah berharap kapan bisa putus dan lepas darinya. Ketika benar-benar putus, kamu merasa lega. Jenis putus cinta ini mungkin baik untuk mentalmu. Terlepas dari apa pun masalahnya, mantanmu bukanlah orang yang tepat untukmu. Jadi daripada bersedih dan merasa kesepiaan, rayakan akhir perpisahan ini dengan teman-teman atau orang-orang yang peduli dan sayang padamu.

7 dari 8 halaman

6. Putus Cinta Tak Rela

Ilustrasi pasangan bertengkar/copyrightshutterstock/metamorworks

Bagaimana jika hubungan cintamu baik-baik saja? Kalian saling mencintai, saling mengisi dan cocok secara hati tapi ada faktor lain yang memaksa kalian untuk berpisah. Putus cinta seperti ini akan meninggalkan luka paling menyayat dan sangat menyakitkan karena ini bukan keinginan kalian. Ketika kalian saling jatuh cinta tapi sayangnya keadaan tak merestui. Jenis putus cinta ini seringkali butuh waktu lama untuk move on.

8 dari 8 halaman

7. Putus Cinta Terluka

ilustrasi pasangan cinta/TORWAISTUDIO/Shutterstock

Putus cinta karena dia selingkuh, menjual aset berhargamu atau alasan lainnya sehingga menimbulkan kemarahan luar biasa di dalam dirimu sehingga tak bisa memaafkannya lagi. Putus cinta jenis ini akan merusak kepercayaanmu terhadap cinta, tapi jangan biarkan itu memengaruhimu terlalu lama. Untuk mengatasinya, jangan fokus pada emosi negatif dan berpikirlah bahwa tidak semua orang seperti dia sehingga kamu tidak megalami trauma memulai hubungan cinta baru.

Jadi putus cinta seperti apa yang pernah kamu alami selama ini, Sahabat Fimela?

#Women for Women