6 Tips Memasak Bayam Agar Tetap Hijau

Fimela Reporter diperbarui 13 Nov 2023, 14:43 WIB

Fimela.com, Jakarta Bayam menjadi salah satu jenis sayuran yang paling digemari, karena mengandung banyak vitamin. Selain itu, bayam juga memiliki kandungan nutrisi sehat yang bermanfaat baik untuk tubuh. Bayam juga memiliki vitamin A, C, dan K, serta mineral seperti zat besi, kalsium, dan potassium yang dianggap baik untuk kesehatan mata, kulit, rambut, dan berguna dalam menurunkan tekanan darah.

Bayam kaya akan nutrisi dan senyawa penangkal penyakit, seperti lutein, yang dapat membantu melindungi dari berbagai penyakit. Serta dapat membantu orang menghindari diabetes dengan menurunkan kadar glukosa darah dan mengurangi risiko kanker. Bayam juga membantu dalam pemeliharaan kesehatan tulang dan gigi dengan menyediakan mineral dan vitamin penting.

Dilansir dari bbc.co.uk dan powerofgreens.com, terkadang saat memasak bayam yang terlalu lama bisa mengakibatkan warna pada bayam berubah menjadi hitam serta tekstur yang lunak atau lembek, sehingga tidak menarik untuk disantap. Bayam yang terlalu matang dapat merusak atau kehilangan nutrisi yang dikandungnya.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Tips mudah memasak bayam agar tetap hijau

Berikut ini merupakan cara mudah yang bisa dilakukan di rumah/copyright shutterstock.com/KristantI

1. Tidak memasak terlalu lama

Bayam kaya akan nutrisi seperti antioksidan, vitamin, mineral dan serat. Memasak bayam terlalu lama dapat merusak nutrisi yang dikandungnya. Jadi rebus saja bayam selama 1-2 menit. Cara ini selain membuat nutrisinya terjaga, tetapi juga menjaga bayam tetap hijau dan segar untuk dikonsumsi nanti.

Bayam sebenarnya kehilangan setengah dari asam folatnya jika dimasak lebih dari 4 menit. Selain itu, bayam juga akan berwarna hitam dan lembek. Kamu harus menghindari kemungkinan parasit tidak mati, karena dimasak sebentar. Oleh karena itu, cucilah bayam sebaik mungkin sebelum dimasak.

2. Bayam jangan dipanaskan berulang

Jangan memanaskan ulang bayam. Bukan karena bayam mengandung nitrat yang beracun, tetapi karena kandungan nutrisi bayam akan semakin rusak. Menurut American Academy of Pediatrics (AAP), bayam memang mengandung nitrat, tetapi masih dalam batas aman, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Nitrat juga merupakan senyawa alami yang ditemukan di semua sayuran, bukan hanya bayam. Sayur bayam yang dipanaskan ulang dan didiamkan terlalu lama cenderung bisa berubah menjadi hitam atau hijau gelap.

3. Hilangkan kotoran dan ulat dengan air garam

Untuk menghilangkan adanya kotoran dan ulat pada bayam, rendam bayam dalam wadah yang sudah dicampur garam. Ini akan menghilangkan ulat atau hewan lain yang menempel pada bayam, sehingga bayam dapat bersih dengan sempurna

3 dari 3 halaman

4. Membuat keripik bayam

Selain bisa ditumis dan direbus, bayam bisa digoreng jadi keripik./Copyright shutterstock.com/id/g/IkaRahma

Selain bisa ditumis dan direbus, bayam bisa digoreng jadi keripik. Jika kamu ingin memasak bayam menjadi keripik, coba petik daun bayam dari batangnya. Hal ini untuk membuat daun bayam lebih lebar dan lebih enak saat dibuat menjadi keripik.

Jika ingin membuat keripik bayam, perlu diketahui agar bayam dicuci dan biarkan agak mengering sebelum dimasak. Cara ini berguna agar daun bayam tidak cepat garing dan berubah warna saat dimasak.

5. Gunakan wajan stainless steel

Saat memasak bayam, gunakan wajan atau panci stainless steel. Jenis wajan ini biasanya membuat makanan lebih cepat matang, sehingga mencegah bayam berubah warna

6. Air harus mendidih sebelum memasak

Saat memasak bayam dengan air, baik itu tumis atau sup, pastikan air rebusan atau kukusan sudah mendidih terlebih dahulu. Karena bayam tidak perlu terlalu matang, cara ini membantu bayamnya cepat layu dan matang dengan tekstur yang renyah.

 

*Penulis: Sri Widyastuti

#WomenForWomen