Fimela Awards Woman In Government of The Year: Sri Mulyani Menteri Keuangan dengan Segudang Prestasi

Musa Ade diperbarui 08 Okt 2022, 08:43 WIB

Fimela.com, Jakarta Sri Mulayani kembali terpilih sebagai Menteri Keuangan di Kabinet Indonesia Maju. Ini merupakan kali ketiga bagi perempuan cantik kelahiran 26 Agustus 1962 ini menjabat sebagai Menteri Keuangan. Pertama kali Sri Mulyani menjabat posisi Menteri Keuangan adalah di era Kabinet Indonesia Bersatu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2005-2010).

Seperti dilansir dari kemenkeu.go.id, pemilik nama Sri Mulyani Indrawati ini dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik di Asia 2006 oleh Emerging Markets Forum pada 18 September 2006 di Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura.

Lulusan Sarjana Ekonomi (S.E) dari UI, University of Illinois Chicago (M.Sc), dan University of Illinois Urbana-Champaign AS (Ph.D) ini banyak menorehkan prestasi di tahun pertamanya. Di antaranya menstabilkan ekonomi makro, mempertahankan kebijakan fiskal yang prudent, menurunkan biaya pinjaman, dan mengelola utang serta memberi kepercayaan pada investor.

Tak hanya itu saja, kebijakannya memecat petugas korup di lingkungan departemen keunangan dan memprakarsai reformasi dalam sistem pajak keuangan Indonesia membuat Sri Mulyani mendapat reputasi sebagai menteri yang berintegritas. Pada 2008, ia dinobatkan sebagai perempuan paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Prestasi

Tampil berkebaya hijau di acara pernikahan sang putra, penampilan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani banjir pujian. (Instagram/nanisuwarni09).

Sri Mulyani juga masuk dalam daftar 100 perempuan berpengaruh di dunia versi majalah Forbes 2016. Dalam daftar tersebut, ia berada di peringkat ke-37, satu nomor di atas Dirjen WHO Margaret Chan dan di bawah Perdana Menteri Bangladesh Shikh Hasina Wajed.

Setelah menyelesaikan masa jabatan di era SBY, Sri Mulyani mengisi posisi strategis World Bank sebagai Direktur Pelaksana (2010-2016). Hingga akhirnya ia kembali dilantik oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Keuangan Kabinet Kerja pada 27 Juli 2016.

Pada 2018, ia kembali terpilih jadi Best Minister in the World pada World Government Summit di Dubai. Pada tahun yang sama, Global Markets memilih jadi Finance Minister of the Year-East Asia Pacific.

3 dari 3 halaman

Alasan Kembali Jadi Menteri Keuangan

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2022). Rapat kerja tersebut terkait evaluasi APBN tahun 2021 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 serta rencana PEN 2022. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

"Saya rasa banyak hal, Indonesia selama ini mendapat tekanan global yang sangat tidak pasti dan dinamis dan pelemahan ekonomi dari seluruh dunia. Dibutuhkan policy (kebijakan) yang terus menerus untuk bisa menjaga perekonomian Indonesia dari tantangan pelemahan gobal tersebut," ujar Sri Mulyani ketika ditanya alasannya menyanggupi kembali menjabat Menteri Keunangan, beberapa waktu silam.

Pada 2019, Sri Mulyani dinobatkan jadi Menteri Keunangan Terbaik di Asia Pasifik 2019 versi majalah keuangan FinanceAsia. Penghargaan dari FinanceAsia ini diperoleh tiga tahun berturut-turut setelah sebelumnya diperoleh pada 2017 dan 2018.

Sri Mulyani menjadi nominee di kategori Woman In Government of The Year versi Fimela Awards tahun ini. Berikan dukunganmu dengan memberi vote untuk Sri Mulyani di sini.