Mencengangkan, Harga yang Harus Dibayar Titi DJ saat Jalani Operasi Anti Aging di Korea Selatan

Rivan Yuristiawan diperbarui 22 Feb 2023, 17:45 WIB

Fimela.com, Jakarta Diva pop, Titi DJ belum lama ini menjalani beberapa operasi di bagian wajah untuk menunjang penampilannya. Operasi anti aging dilakukan oleh perempuan 56 tahun itu di sebuah rumah sakit di kawasan Gangnam, Korea Selatan. Ternyata, ada nominal yang terbilang besar yang harus dibayar untuk hal tersebut.

Itu diungkap Titi DJ dalam obrolannya bersama Maia Estianty yang diunggah YouTube Channel MAIA Al El Dul TV. Setidaknya, Titi DJ mengaku menjalani beberapa tindakan di bagian wajah seperti face lift, forehead lift, neck lift, lower blepharoplasty, dan fat graft dengan kerjasama Endorsment.

"Waktu mencari informasi tiga tahun yang lalu ke rumah sakit ini, mereka menawarkan endorse. Jadi gue memang di-endorse, tapi tidak fully endorsement jadi tetap ada beberapa hal yang gue bayar juga," kata Titi DJ.

"Lumayan banget kalau mau bayar full juga nggak sanggup," sambungnya kemudian.

2 dari 3 halaman

Ratusan Juta

(Foto: YouTube/ MAIA ALELDUL TV)

Mendengar hal yang demikian, Maia Estianty pun terpantik untuk menanyakan berapa nominal pasti yang dikeluarkan Titi DJ untuk operasi anti aging yang dilakukan. Jika tidak mendapat fasilitas endorse, harga yang harus dibayar Titi DJ ternyata mencapai ratusan juta.

"Nggak sampai milyaran, nggak sampai. Antara Rp500 juta atau Rp600 juta karena gue lima tindakan, jadi mungkin kalau ada yang cuma face lift doang nggak perlu neck atau forehead lift, mungkin jauh lebih murah," paparnya.

3 dari 3 halaman

Bukan Klinik

Titi DJ cerita pengalamannya setelah operasi anti-aging (Foto: Instagram @titi2dj)

Terkait hal itu, Titi DJ lantas menegaskan jika operasi anti aging yang ia jalani dilakukan di sebuah rumah sakit khusus bedah plastik, bukan klinik-klinik kecantikan yang ada di Korea. Maka dari itu, nominal tersebut dianggapnya wajar karena fasilitas yang ditawarkan pun terbilang sepadan.

"Tempat gue operasi ini adalah hospital, satu-satunya plastic surgery hospital yang memakai istilah hospital, kalau yang lain biasanya klinik. Dia langsung di bawah Departemen Kesehatan Korea. Satu gedung sendiri di Gangnam 16 lantai," ujarnya.