4 Penyebab Gigi Anak Rusak yang Sering Luput dari Perhatian Orangtua

Mimi Rohmitriasih diperbarui 04 Agu 2023, 18:44 WIB

Fimela.com, Jakarta Gigi menjadi salah satu bagian tubuh yang penting untuk dirawat semaksimal mungkin. Perawatan gigi bahkan harus dilakukan sejak seseorang berusia sedini mungkin atau anak-anak. Tanpa perawatan yang tepat, gigi bisa dengan mudah mengalami kerusakan. Biasanya, ini diawali dengan gigi yang tampak kekuningan, keropos dan berlubang. 

Pada anak-anak, kerusakan gigi bisa terjadi sangat parah. Mengutip dari laman healthline.com, ada beberapa penyebab gigi anak rusak. Sayangnya, penyebab ini kerap luput dari perhatian orangtua.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Minum Susu dari Botol

Ilustrasi memberi susu pada bayi dengan botol susu (pexels.com/Sarah Chai)

Apakah buah hati terbiasa minum susu dari botol? Bahkan ketika ia tertidur saat malam. Kebiasaan ini bisa menyebabkan kerusakan gigi pada anak. Hal ini mengingat jika dalam susu juga terdapat glukosa yang berpengaruh buruk pada kesehatan, kebersihan serta kekuatan gigi anak. Sisa susu yang menempel pada gigi, bisa membuat bakteri di gigi lebih cepat berkembang biak dan menimbulkan kerusakan gigi.

3 dari 5 halaman

Melewatkan Aktivitas Sikat Gigi

Ilustrasi/copyrightshutterstock/Nutpat Asavaphutthadej

Meski anak masih berusia bayi, orangtua penting untuk mengajari dan membiasakan anak untuk sikap gigi. Sering melewatkan sikat gigi, rentan menyebabkan kerusakan pada gigi. Gigi yang tidak dibersihkan setelah makan, rentan menyebabkan penumpukan bakteri. Bakteri ini kemudian menyebabkan beragam masalah termasuk kerusakan gigi yang parah. 

4 dari 5 halaman

Gingivitis atau Peradangan Gusi

Ilustrasi Anak Sakit gigi Credit: pexels.com/Moana

Untuk anak yang mengalami masalah gingivitis atau peradangan gusi, juga rentan mengalami kerusakan gigi. Kondisi ini kerap terjadi pada anak yang suka makan makanan manis seperti permen dan cokelat. Anak yang suka  ngemil aneka makanan mengandung bahan kimia seperti pengawet, penguat rasa atau pemanis buatan, juga rentan mengalami peradangan gusi. 

5 dari 5 halaman

Kebiasaan Mengisap Jempol

Ilustrasi anak mengisap jempol. Foto: Dentalux

Anak yang memiliki kebiasaan mengisap jempol, juga sangat mungkin mengalami kerusakan gigi. Bakteri yang menempel di jempol, bisa berkembang cepat di gigi. Inilah yang membuat gigi rentan rusak. Selain itu, kebiasaan mengisap jempol dan dot, rentan bikin susunan gigi berantakan. Beberapa studi menyebutkan jika anak yang suka isap jempol, lebih mungkin mengalami ketidaksejajaran antara rahang atas dan bawah. 

Itulah sekian hal yang menyebabkan gigi anak rusak. Semoga informasi ini bermanfaat, Mom dan ayah semakin perhatian lagi pada hal-hal yang terkait dengan kesehatan anak.