Fimela.com, Jakarta Alam selalu menjadi sumber inspirasi tak terbatas bagi manusia untuk menciptakan keindahan. Dari warna bunga yang bermekaran hingga aroma yang ditinggalkan embun pagi di pegunungan, setiap elemen memiliki cerita dan daya tarik tersendiri. Keindahan inilah yang melahirkan karya seni berupa keharuman yang mampu membangkitkan memori dan emosi, seolah membawa kita kembali ke tempat asal wangi itu ditemukan.
Terinspirasi oleh pesona alam dan warisan budaya Provence, L’OCCITANE memperkenalkan koleksi terbaru bertajuk Flora Orchestra. Koleksi ini tidak sekadar merilis aroma baru, melainkan menata ulang jati diri wewangian yang telah lama dikenal. Menghadirkan harmoni antara tradisi dan inovasi, flora orchestra mengajak pencinta parfum merasakan perjalanan yang menenangkan, melalui aroma bunga, buah, dan rempah yang khas dari Haute-Provence.
Empat belas keharuman yang dihadirkan dalam flora orchestra membawa cerita tentang kesegaran musim semi, kelembutan mawar, hingga hangatnya cedar dan rempah. Setiap aroma dirancang untuk lebih dari sekadar memikat indera penciuman; ia menyalurkan pengalaman yang menggugah ingatan akan lanskap pedesaan, musim, dan keanggunan bunga-bunga Provence yang abadi.
Warisan dan desain yang diperbarui
Perjalanan baru L’OCCITANE ini berawal dari keyakinan bahwa masa depan dapat diraih dengan kembali ke akar budaya. Desain ulang flora orchestra merefleksikan lanskap Haute-Provence yang menawan warna-warna alami, garis lengkung khas gerbang Provençal, hingga label berinspirasi lambang bangsawan daerah tersebut. Perubahan ini tidak hanya memperindah kemasan, tetapi juga menguatkan ikatan antara merek dan sejarah tempat asalnya.
Botol Eau de Toilette, body lotion, hingga shower gel kini tampil lebih harmonis dengan sentuhan klasik yang elegan. Simbol fleur-de-lys, yang melekat pada Coat of Arms Provence, menjadi elemen penting yang menegaskan warisan budaya dan ikatan mendalam antara keharuman bunga serta akar sejarah provence yang terus menginspirasi maison.
Simfoni aroma dan seni berlapis
Koleksi ini menghadirkan empat belas aroma yang dirancang untuk saling melengkapi, dari kelembutan mawar hingga kesegaran lavender dan energi rempah seperti jahe dan cedar. Konsep ini memberi kebebasan bagi pengguna untuk menemukan harmoni aroma yang sesuai dengan kepribadian mereka, menjadikan setiap semprotan sebagai pengalaman yang unik dan personal.
L’OCCITANE juga memperkenalkan seni layering fragrance, yaitu mengombinasikan dua atau lebih aroma untuk menciptakan wangi khas yang personal. Flora Orchestra tidak hanya menjadi koleksi parfum, tetapi juga mengajak para penggemar wewangian untuk bereksperimen, menemukan harmoni baru, dan mengekspresikan diri melalui perpaduan keharuman yang elegan dan penuh karakter.