Kekuatan Bonding Ayah dan Anak Perempuan Lewat Aktivitas Bermain

Alyaa Hasna HunafaDiterbitkan 23 Januari 2026, 19:30 WIB

Fimela.com, Jakarta Kadang hubungan ayah dan anak perempuan terjalin bukan dari momen besar dan mahal, tetapi dari permainan kecil atau kebiasaan sederhana yang dilakukan berulang. Banyak ayah baru sadar betapa berharganya momen itu ketika anak mereka tumbuh dan mengenangnya sebagai bagian penting dari masa kecil. Lewat aktivitas bermain, ayah sebenarnya sedang membangun karakter, rasa percaya diri, dan ikatan emosional yang kuat dengan putrinya.

Melansir laman allprodad.com salah satu cara paling mudah untuk menciptakan kedekatan adalah membuat permainan kecil yang hanya dimiliki berdua. Misalnya jabat tangan khusus, gerakan rahasia, atau ritual lucu yang hanya kalian yang tahu. Bagi anak, hal sederhana ini membuatnya merasa istimewa dan dihargai. Bagi ayah, ini bisa menjadi tradisi yang bertahan sampai ia dewasa.

Menghabiskan waktu bersama lewat perjalanan singkat juga bisa menjadi pengalaman bonding yang mendalam. Tidak perlu jauh atau mahal yang penting tempatnya membuat anak merasa senang dan diperhatikan. Saat malam tiba dan kalian berbincang sebelum tidur, di situlah ruang untuk membuka komunikasi, membahas hal ringan hingga nilai-nilai hidup yang penting bagi dirinya.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Interaksi seru yang menguatkan hubungan ayah dan anak

Beberapa pilihan aktivitas yang meningkatkan bonding ayah dan anak perempuan. (foto: jcomp/freepik)

Bermain game bersama juga dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif. Dari tebak-tebakan hingga permainan kartu, aktivitas sederhana ini membantu ayah membaca cara berpikir anak, memahami apa yang ia sukai, dan membangun kenyamanan lewat interaksi tanpa tekanan. Bahkan permainan klasik bisa menjadi rutinitas seru yang selalu ia tunggu.

Tak kalah hangat, momen menari bersama bisa menjadi kenangan seumur hidup. Mengajak anak ke acara father-daughter dance atau sekadar menyalakan musik di ruang keluarga bisa membuatnya merasa aman dan disayangi. Tidak perlu jago menari yang penting adalah keberanian ayah untuk hadir dan memimpin momen itu.

Sesekali, ayah juga bisa mengajak anak menikmati makan malam yang terasa seperti sebuah acara spesial. Pilih tempat makan yang menyuguhkan pengalaman unik, seperti restoran dengan atraksi memasak atau bioskop drive-in. Bagi anak, ini lebih dari sekadar makan, ini adalah memori indah tentang waktu khusus yang dikhususkan hanya untuknya.

3 dari 3 halaman

Aktivitas spesial yang menguatkan ikatan ayah dan anak perempuan

Lakukan aktivitas favorit anak agar ia merasa dihargai dan disayangi. (foto: jcomp/freepik)

Cara lain yang tak kalah berarti adalah menemani anak melakukan aktivitas favoritnya. Mulai dari bermain boneka, berdandan, membaca buku kesukaannya, hingga menghabiskan hari dengan tema khusus sesuai minatnya. Ketika ayah bersedia masuk ke dunia anak, ia akan merasa dilihat, dihargai, dan disayangi apa adanya.

Untuk pengalaman yang benar-benar tak terlupakan, ayah bisa mencoba membuat “Yes Night” malam di mana hampir semua permintaan anak dijawab dengan “iya.” Dengan aturan sederhana seperti tidak boleh berbahaya atau mengganggu orang lain, momen ini bisa menjadi sumber cerita lucu dan menyenangkan yang ia kenang sampai besar.

Melalui berbagai aktivitas ini, ayah bukan hanya membangun kedekatan, tetapi juga sedang menunjukkan bagaimana seorang laki-laki seharusnya memperlakukan anak perempuan dengan rasa hormat, perhatian, dan kasih sayang. Waktu bermain bukan sekadar hiburan, tetapi investasi emosional yang membentuk cara anak memandang dirinya dan dunia di sekitarnya.

 

Penulis: Alyaa Hasna Hunafa