Menjelajah Tevana Garden, Taman Ikonik AYANA Bali Peraih Penghargaan Internasional

Alyaa Hasna HunafaDiterbitkan 20 Januari 2026, 19:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, pernah nggak membayangkan berjalan santai di taman hijau yang tenang, sambil merasakan suasana damai jauh dari hiruk pikuk keseharian? Pengalaman seperti itulah yang ingin dihadirkan Tevana Garden di kawasan AYANA Bali. Lebih dari sekadar taman, tempat ini menjadi ruang untuk bernapas sejenak, menyatu dengan alam, dan menikmati keindahan yang dirancang dengan penuh makna.

Keindahan tersebut akhirnya mendapat pengakuan internasional. Tevana Garden berhasil meraih Honourable Award dalam kategori Parks and Open Space pada ajang International Federation of Landscape Architects (IFLA) Asia-Pacific Region Landscape Architecture Awards 2025. Penghargaan ini diberikan atas desainnya yang inovatif, tata ruang yang matang, serta keberhasilannya memadukan budaya, keterampilan, dan prinsip keberlanjutan.

Berdiri di atas lahan seluas 6,7 hektare, Tevana Garden di AYANA Bali memadukan filosofi Bali dengan sentuhan estetika Jepang. Di dalamnya, pengunjung bisa menikmati jalur pejalan kaki yang asri, kolam ikan koi, aliran sungai kecil, hingga menara pandang dengan panorama memukau. Ada juga Tea Room yang menenangkan, area piknik, serta ruang ramah keluarga yang bisa dinikmati oleh semua usia.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Ruang multifungsi dengan filosofi desain yang mendalam

Tevana Garden memiliki ruang multifungsi untuk segala aktivitas. (foto: AYANA Bali.dok)

Taman ini bukan hanya tempat berjalan-jalan, tetapi juga ruang multifungsi. Dengan kapasitas hingga 1.000 tamu, Tevana Garden dapat menjadi lokasi acara yang berkesan, baik untuk kegiatan santai maupun perayaan khusus. Konsep ini memperkuat komitmen AYANA Bali dalam menghadirkan pengalaman mewah yang tetap selaras dengan alam.

Dari sisi desain, Tevana Garden dirancang oleh SAHA Landscape Design Office asal Jepang dan dikembangkan bersama PT Karangmas Sejahtera. Filosofi yang diusung adalah “order within gentle chaos,” sebuah konsep yang terinspirasi dari keragaman kota-kota Asia dan keindahan alamnya. Jalur yang tertata, zona lanskap yang beragam, serta elemen air yang saling terhubung menciptakan pengalaman ruang yang terasa alami sekaligus terarah.

Ada empat prinsip utama yang menjadi dasar perancangan taman ini. Pertama, menyatu dengan lingkungan Bali tanpa bergantung pada simbol-simbol klise. Kedua, menyediakan ruang untuk berbagai aktivitas tamu. Ketiga, menggabungkan bentuk lahan dan bangunan menjadi satu lanskap utuh. Keempat, menghadirkan nuansa Jepang yang menyatu harmonis dengan karakter Bali.

3 dari 3 halaman

Dirancang selaras dengan alam, berdampak nyata bagi lingkungan

Tevana Garden menjadi ikon lanskap berkelas dunia di AYANA Bali. (foto: AYANA Bali.dok)

Dalam proses pembangunannya, perhatian besar diberikan pada penggunaan material lokal seperti batu kapur, pemilihan tanaman tropis, serta pelestarian pohon yang sudah ada. Tata bangunan juga disesuaikan dengan kontur lahan. Hasilnya adalah lanskap dengan suasana yang beragam, mulai dari area hutan terbuka hingga aliran sungai yang tenang dan menyejukkan.

Penghargaan ini juga menyoroti kontribusi Tevana Garden terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Dengan lebih dari 60 spesies tanaman tropis, taman ini membantu meningkatkan keanekaragaman hayati, menjaga suhu alami, mengendalikan erosi, serta melindungi keberadaan goa suci yang berada di dalam kawasan taman.

Kini, Tevana Garden menjadi salah satu ikon lanskap berkelas dunia di AYANA Bali. Tamu yang menginap di AYANA Resort, AYANA Villas, AYANA Segara, atau RIMBA by AYANA dapat langsung menikmati keindahan taman ini, lengkap dengan akses ke berbagai fasilitas mewah dalam satu destinasi. Tevana Garden pun hadir sebagai wujud nyata filosofi AYANA: place of peace, tempat di mana alam, budaya, dan ketenangan berpadu sempurna.

 

Penulis: Alyaa Hasna Hunafa