Penyebab Wajah Berminyak yang Sering Tidak Disadari

Anisya FandiniDiterbitkan 18 Januari 2026, 17:15 WIB

Fimela.com, Jakarta - Wajah berminyak sering menjadi keluhan banyak orang karena membuat kulit tampak mengilap, terasa lengket, dan lebih mudah berjerawat. Tak jarang, berbagai produk perawatan kulit sudah dicoba, tetapi masalah minyak berlebih tetap muncul. Padahal, penyebab wajah berminyak tidak selalu berasal dari faktor genetik saja.

Dalam banyak kasus, produksi minyak berlebih justru dipicu oleh kebiasaan sehari-hari yang sering tidak disadari. Mulai dari cara membersihkan wajah hingga pola hidup, semua bisa memengaruhi kondisi kulit. Mengetahui penyebabnya adalah langkah penting agar perawatan yang dilakukan menjadi lebih efektif.

Berikut beberapa penyebab wajah berminyak yang sering tidak disadari.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

1. Terlalu Sering Mencuci Wajah

Banyak orang mengira bahwa sering mencuci wajah dapat mengurangi minyak. Padahal, mencuci wajah terlalu sering justru bisa membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya. Ketika kulit terasa kering, kelenjar minyak akan bekerja lebih keras untuk menggantinya, sehingga wajah justru menjadi semakin berminyak.

Idealnya, wajah cukup dibersihkan dua kali sehari menggunakan pembersih yang lembut dan sesuai dengan jenis kulit.

3 dari 5 halaman

2. Salah Memilih Produk Skincare

Secara umum, SLS adalah pembersih yang sangat kuat. Ia bekerja dengan menurunkan tegangan permukaan air, sehingga minyak, debu, dan sisa produk styling bisa terangkat dengan mudah. (foto/dok: freepik/lookstudio)

Penggunaan produk perawatan kulit yang tidak sesuai dapat memicu produksi minyak berlebih. Produk yang terlalu keras, mengandung alkohol tinggi, atau tidak cocok dengan jenis kulit bisa mengganggu keseimbangan alami kulit.

Selain itu, tidak menggunakan pelembap karena takut berminyak juga bisa menjadi kesalahan. Kulit yang kurang terhidrasi akan memproduksi lebih banyak minyak sebagai kompensasi.

4 dari 5 halaman

3. Pola Makan yang Kurang Seimbang

Ilustrasi Mengonsumsi Makanan Credit: pexels.com/Stephany

Apa yang dikonsumsi juga berpengaruh pada kondisi kulit. Makanan tinggi gula, lemak jenuh, dan makanan olahan dapat memicu peningkatan produksi minyak. Kurangnya asupan air putih, sayur, dan buah juga membuat kulit kehilangan keseimbangan alaminya.

Pola makan sehat dan asupan cairan yang cukup membantu menjaga kulit tetap terhidrasi dan mengurangi minyak berlebih.

5 dari 5 halaman

4. Stres dan Kurang Tidur

Rasa lelah yang muncul meski sudah tidur. (foto/dok: freepik)

Stres dan kurang tidur dapat memengaruhi hormon dalam tubuh. Ketidakseimbangan hormon ini bisa merangsang kelenjar minyak untuk memproduksi sebum lebih banyak. Akibatnya, wajah terlihat lebih berminyak, terutama di area T-zone.

Mengelola stres dan menjaga kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan kulit secara keseluruhan.

Wajah berminyak tidak selalu disebabkan oleh faktor bawaan. Kebiasaan sehari-hari, pilihan produk, hingga gaya hidup berperan besar dalam kondisi kulit. Dengan mengenali penyebab yang sering tidak disadari, kamu bisa mulai memperbaiki rutinitas perawatan kulit agar wajah terasa lebih sehat, seimbang, dan bebas kilap