Vietnam Ubah Serat nanas Jadi Tekstil Ramah Lingkungan

Anisha Saktian PutriDiterbitkan 09 Januari 2026, 16:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Nanas diketahui salah buah dengan rasa asam manis yang menyegar dan mudah ditemukan di negara tropis. Bukan hanya enak dan bermanfaat bagi kesehatan, ternyata nanas juga bisa digunakan sebagai tekstil ramah lingkungan. 

Vietnam memanfaatkan serat daun nanas atau yang dikenal sebagai Ananas Fabric sebagai material tekstil. Melansir TLD Apparel, pencapaian ini menjadi tonggak penting karena merupakan kesuksesan pertama Vietnam dalam memproduksi material tekstil berbasis serat tanaman secara skala besar.

Sebelumnya, kain nanas dikenal sebagai material mahal yang dibuat secara manual dan hanya digunakan oleh kalangan elit. Kini, melalui inovasi dan teknologi modern, kain nanas menjadi lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, sekaligus menawarkan berbagai manfaat alami yang ramah lingkungan.

Kain nanas—dikenal juga sebagai Piñatex—diproduksi dari daun tanaman nanas, buah tropis yang banyak tumbuh di berbagai negara, termasuk Vietnam. Proses produksinya menggabungkan metode kerajinan tradisional dengan teknologi modern untuk menghasilkan kain yang kuat, lembut, breathable, serta tidak merusak lingkungan.

Kain nanas sejatinya telah digunakan selama berabad-abad. Di Filipina, material ini telah dikenal sejak abad ke-17. Sementara di Vietnam, pemanfaatan serat nanas dalam industri tekstil tergolong baru dan mulai berkembang pesat pada abad ke-21.

2 dari 2 halaman

Proses Produksi Ramah Lingkungan Ananas Fabric

ilustrasi serat nanas jadi Tekstil Ramah Lingkungan/copyright: unsplash/phoenix han

Serat nanas yang digunakan untuk menghasilkan benang Ananas diproduksi melalui sistem closed-loop yang berkelanjutan. Mulai dari penanaman, ekstraksi serat, proses cottonizing skala besar, pemintalan benang, hingga penenunan kain, seluruh tahapan mengedepankan prinsip ramah lingkungan.

Beberapa poin utama dalam proses produksinya antara lain:

Bahan Alami dari Vietnam

Benang Ananas dibuat dari serat alami daun nanas yang dipanen dari perkebunan nanas di Vietnam.

Budidaya Berkelanjutan

Ecofa, mitra eksklusif dalam produksi serat nanas, bekerja langsung dengan para petani dengan mendaur ulang limbah pertanian menjadi serat tekstil dan produk lainnya.Dampak Lingkungan Minim

Proses produksi tidak menggunakan bahan pemutih kimia, sehingga lebih hemat air dan energi.

Ekstraksi Serat Tanpa Bahan Kimia

Metode non-kimia menjaga kualitas alami serat nanas selama proses pengolahan, menghasilkan serat yang kuat, halus, panjang, seragam, serta memiliki elastisitas dan daya tahan lebih baik dibanding metode manual tradisional.

Hasilnya, kain Ananas menjadi lebih lembut, nyaman di kulit, tidak menyebabkan iritasi, dan sangat cocok bagi pemilik kulit sensitif.