3 Alasan Pasangan Cemburu Berlebihan

Anisya FandiniDiterbitkan 26 Januari 2026, 11:35 WIB

Fimela.com, Jakarta - Cemburu adalah emosi alami dalam hubungan, tetapi ketika berlebihan, bisa menimbulkan ketegangan dan konflik. Pasangan yang cemburu berlebihan sering kali merasa tidak aman, curiga tanpa alasan, dan kerap mengekang kebebasan pasangannya. Memahami akar penyebab cemburu berlebihan penting agar hubungan tetap sehat dan harmonis.

Tidak jarang orang merasa bingung menghadapi pasangan yang cemburu terus-menerus, terutama jika sikap ini muncul tiba-tiba atau tidak proporsional. Sebenarnya, cemburu berlebihan biasanya bukan sekadar soal perilaku pasangan, tetapi berkaitan dengan perasaan, pengalaman masa lalu, atau ketidakamanan dalam diri seseorang.

Dengan memahami alasan di balik rasa cemburu yang berlebihan, pasangan bisa dibantu untuk lebih tenang dan percaya. Pendekatan yang tepat bisa mencegah konflik, memperkuat komunikasi, dan menjaga hubungan tetap harmonis. Berikut beberapa penyebab umum pasangan cemburu berlebihan.

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

1. Ketidakamanan Diri dan Kurang Percaya Diri

Kurang percaya diri/Copyright depositphotos.com/ti.stockphoto

Salah satu penyebab utama cemburu berlebihan adalah ketidakamanan diri. Pasangan yang kurang percaya diri cenderung merasa terancam jika pasangannya berinteraksi dengan orang lain.

Ketidakamanan ini bisa berasal dari pengalaman masa lalu, trauma hubungan sebelumnya, atau standar kecantikan dan kemampuan diri yang rendah. Akibatnya, mereka mudah merasa iri atau khawatir kehilangan pasangan meskipun tidak ada alasan nyata.

3 dari 4 halaman

2. Pengalaman Masa Lalu yang Buruk

Ilustrasi pasangan bertengkar, marah. (Photo by Eric Ward on Unsplash)

Pasangan yang pernah dikhianati, diselingkuhi, atau mengalami hubungan penuh konflik sebelumnya cenderung membawa pengalaman itu ke hubungan baru. Mereka menjadi lebih waspada dan mudah curiga terhadap hal-hal kecil.

Pengalaman masa lalu ini membuat mereka cenderung membayangkan skenario terburuk, sehingga cemburu berlebihan muncul sebagai mekanisme perlindungan diri, meskipun situasinya saat ini aman dan sehat.

4 dari 4 halaman

3. Kurangnya Komunikasi dan Kejelasan dalam Hubungan

Ilustrasi pasangan kekasih, marah, silent treatment. (Photo created by Drazen Zigic on www.freepik.com)

Kurangnya komunikasi dan ketidakjelasan peran atau harapan dalam hubungan dapat memicu cemburu. Misalnya, pasangan tidak tahu batasan interaksi dengan teman lawan jenis atau aktivitas pasangannya di media sosial.

Dengan komunikasi yang terbuka dan jelas, pasangan bisa merasa lebih aman dan percaya. Penjelasan tentang kegiatan sehari-hari, perhatian, dan keyakinan terhadap komitmen bersama dapat mengurangi rasa cemburu yang berlebihan.