Soft Glam Ala Marie Antoinette, Pesona Tasya Farasya Saat Bertemu Huda Kattan di Dubai

Hilda IrachDiterbitkan 13 Januari 2026, 13:30 WIB

Fimela.com, Jakarta - Tasya Farasya kembali membuktikan kelasnya sebagai beauty icon Tanah Air lewat penampilan terbarunya. Dalam momen spesial saat bertemu Huda Kattan, CEO Huda Beauty, di Dubai, Tasya tampil memesona dengan riasan soft glam yang terinspirasi dari kecantikan klasik Marie Antoinette yang lembut, romantis, namun tetap modern.

Pada potret ini, Tasya Farasya tampil dengan complexion yang tampak flawless dan satin-finish, memberikan efek kulit porselen khas bangsawan Prancis abad ke-18. Teknik base yang halus membuat wajahnya terlihat bercahaya tanpa kesan berlebihan, memperkuat karakter soft glam yang elegan.

Fokus utama riasan jatuh pada alis yang dibingkas tipis. Gaya alis ini menjadi ciri kuat era klasik Eropa, sekaligus memberi kesan wajah yang lebih lembut dan feminin. Sentuhan ini merupakan karya tangan Rhay David, makeup artist langganan Tasya, yang dikenal piawai meramu konsep editorial menjadi tampilan yang tetap wearable.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Detail Makeup Looks

Teknik base yang halus membuat wajahnya terlihat bercahaya tanpa kesan berlebihan, memperkuat karakter soft glam yang elegan. [@tasyafarasya].

Area mata dipulas dengan nuansa soft pink dan rose, berpadu dengan shimmer halus di kelopak yang menangkap cahaya dengan cantik. Bulu mata lentik namun tidak terlalu dramatis menjaga keseluruhan look tetap ringan. Eyeliner tipis mempertegas mata tanpa menghilangkan kesan innocent yang identik dengan inspirasi Marie Antoinette.

Sementara itu, pipi Tasya tampak merona dengan blush pink lembut yang diaplikasikan menyatu dengan kulit, memberi efek flushed look ala perempuan bangsawan. Bibirnya dipulas warna nude pink glossy, menambah kesan manis sekaligus sophisticated.

3 dari 3 halaman

Bisa Jadi Inspirasi

Teknik base yang halus membuat wajahnya terlihat bercahaya tanpa kesan berlebihan, memperkuat karakter soft glam yang elegan. [@tasyafarasya].

Riasan ini berpadu sempurna dengan gaya rambut up do keriting yang lekat era Marie Antoniette, dilengkapi dnegan gaun bernuansa pink dengan detail ruffle dramatis, semakin menguatkan aura klasik-romantis yang diusung. Keseluruhan penampilan Tasya Farasya terasa seperti interpretasi modern Marie Antoinette yang tidak kaku, tidak berlebihan, namun tetap berkelas.

Lewat look ini, Tasya sekali lagi menunjukkan bahwa makeup bukan sekadar soal tren, tetapi juga medium bercerita. Dari istana Prancis hingga pertemuan eksklusif bersama ratu industri kecantikan dunia di Dubai, soft glam ala Marie Antoinette ini menjadi simbol keanggunan yang lintas zaman.