7 Cara Membersihkan Tutup Panci Berkerak Tanpa Menggores Kaca, Bahan Mudah Ditemukan

MirantiDiterbitkan 18 Januari 2026, 11:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Tutup panci berbahan kaca sering kali terlihat bersih dari kejauhan, tetapi perlahan berubah kusam akibat kerak tipis yang menempel dan sulit dihilangkan. Kerak tersebut biasanya muncul tanpa disadari, terutama setelah panci sering digunakan untuk memasak dengan suhu tinggi dan uap berlemak yang terus mengendap.

Masalahnya, banyak orang justru memperparah kondisi tutup panci dengan cara membersihkan yang keliru. Menggosok terlalu keras atau memakai alat abrasif memang dapat mengangkat kerak, tetapi berisiko menimbulkan goresan halus permanen pada permukaan kaca yang membuatnya semakin buram.

Berangkat dari kebiasaan dapur sehari-hari, berbagai metode sederhana sebenarnya bisa diterapkan untuk membersihkan tutup panci berkerak tanpa merusak kaca. Dengan bahan yang mudah ditemukan dan langkah yang tepat, tutup panci dapat kembali bening tanpa perlu diganti baru.

What's On Fimela
2 dari 8 halaman

1. Air Panas sebagai Langkah Awal Melunakkan Kerak

Ilustrasi air putih panas, hangat. (Image by freepik)

Kerak yang muncul pada tutup panci biasanya disebabkan oleh sisa-sisa uap minyak dan mineral dari air yang mengeras akibat perubahan suhu yang terjadi berulang kali. Oleh karena itu, langkah awal yang paling efektif dan aman adalah menggunakan air panas untuk melunakkan kerak tersebut sebelum melakukan pembersihan lebih lanjut. "Tutup panci direndam atau disiram dengan air panas bersuhu tinggi selama beberapa menit hingga permukaan kaca terasa hangat secara merata." Metode ini sangat membantu dalam membuka pori-pori kerak, sehingga kerak dapat terangkat dengan lebih mudah tanpa harus memberikan tekanan berlebih yang dapat berisiko menggores permukaan kaca.

Setelah proses perendaman, kerak yang sebelumnya keras biasanya akan tampak lebih lunak dan tidak menempel dengan kuat. Dalam kondisi ini, Anda dapat membersihkannya dengan menggunakan lap lembut atau spons halus tanpa perlu menggosok dengan keras. Dengan cara ini, proses pembersihan dapat dilakukan dengan lebih efektif dan aman, menjaga agar permukaan kaca tetap utuh dan tidak tergores. Menggunakan metode ini juga akan menghemat waktu dan tenaga dalam menjaga kebersihan peralatan masak Anda.

3 dari 8 halaman

2. Baking Soda Mengangkat Kerak Tanpa Efek Abrasif

pembersih alami./copyright. pexels/

Baking soda terbukti sangat efektif dalam menghilangkan kerak, berkat kemampuannya yang dapat melarutkan kotoran tanpa merusak permukaan kaca. Bahan ini berfungsi dengan cara memecah ikatan lemak serta residu mineral yang menempel pada tutup panci.

Untuk menggunakan baking soda, campurkan dengan sedikit air hingga membentuk pasta kental. Oleskan pasta tersebut secara merata pada area tutup panci yang berkerak dan biarkan selama beberapa menit agar proses pembersihan dapat berlangsung dengan baik. Setelah waktu yang cukup, kerak bisa diangkat secara perlahan menggunakan spons lembut dengan gerakan memutar yang ringan. Hal ini akan menjaga agar kaca tetap aman dari goresan halus dan tidak rusak.

4 dari 8 halaman

3. Cuka Dapur Memecah Kerak Akibat Endapan Mineral

Ilustrasi Cuka Putih Credit: pexels.com/Mart

Seringkali, kerak yang muncul di tutup panci disebabkan oleh endapan mineral dari air yang mengering, terutama ketika panci sering digunakan tanpa proses pengeringan yang memadai. Dalam situasi seperti ini, cuka dapur menjadi solusi yang sangat efektif berkat sifat asam yang dimilikinya.

Cuka dapat langsung dituangkan ke atas permukaan tutup panci atau bisa juga dicampurkan dengan air hangat sebelum digunakan. Cairan ini bekerja dengan baik untuk melonggarkan endapan mineral yang menempel kuat pada kaca. Menurut salah satu sumber, "penggunaan cuka dinilai aman selama tidak disertai penggosokan kasar," karena reaksi kimia yang terjadi sudah cukup untuk membantu mengangkat kerak secara bertahap tanpa memerlukan tekanan yang berlebihan.

5 dari 8 halaman

4. Perasan Lemon Menghilangkan Kerak Sekaligus Bau

ilustrasi jus lemon untuk menjaga sistem imun tubuh/pixabay

Lemon tidak hanya efektif dalam membersihkan, tetapi juga berperan penting dalam menghilangkan bau tidak sedap yang sering menempel pada tutup panci akibat uap dari masakan. Asam sitrat yang terkandung dalam lemon memiliki kemampuan untuk meluruhkan kerak yang ringan hingga sedang dengan baik.

Anda dapat memotong lemon dan langsung menggosokkannya ke area yang berkerak, atau bisa juga menggunakan air perasannya untuk dioleskan secara merata di seluruh permukaan kaca. Penting untuk membiarkan proses ini berlangsung selama beberapa menit agar asam dapat bekerja secara optimal. Setelah proses pembersihan selesai, tutup panci tidak hanya akan terlihat lebih bersih dan bening, tetapi juga akan terasa lebih segar tanpa adanya aroma sisa masakan yang menempel.

6 dari 8 halaman

5. Sabun Cuci Piring Cair dengan Teknik Perendaman

Ilustrasi Spons Cuci Piring (Credit: Freepik)

Kerak yang terbentuk secara bertahap dapat dihilangkan dengan menggunakan sabun cuci piring cair, asalkan dilakukan dengan cara yang benar. Sabun ini berfungsi untuk melarutkan lemak yang menjadi penyebab utama terbentuknya kerak tersebut.

Untuk mempermudah proses pembersihan, tutup panci sebaiknya direndam dalam air hangat yang telah dicampurkan dengan sabun cair selama beberapa menit. Dengan cara ini, residu lemak akan melunak, sehingga memudahkan pembersihan. Metode ini sangat efektif untuk membersihkan kerak tanpa memerlukan tenaga yang berlebihan.

Setelah proses perendaman selesai, Anda cukup menggunakan spons lembut untuk mengelap kaca hingga bersih. Pastikan untuk membilasnya sampai tidak ada sisa sabun yang tertinggal, agar hasilnya maksimal dan tidak meninggalkan bekas. Dengan langkah-langkah ini, Anda bisa menjaga kebersihan peralatan masak dengan lebih mudah.

7 dari 8 halaman

6. Garam Halus sebagai Pembersih Kerak Ringan

Gambar tentang garam. (Foto oleh jcomp di Freepik)

Garam halus dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami selama digunakan dengan teknik yang tepat. Ukurannya yang kecil membuatnya relatif aman untuk kaca jika diaplikasikan secara lembut.

Garam ditaburkan tipis pada area berkerak yang sudah dibasahi, lalu dibersihkan dengan lap lembut tanpa tekanan kuat. Cara ini membantu mengangkat noda tanpa menimbulkan goresan.

Metode ini lebih efektif untuk kerak ringan yang belum terlalu menebal, sehingga cocok sebagai perawatan rutin tutup panci.

8 dari 8 halaman

7. Mengeringkan dan Membersihkan Secara Rutin

Ilustrasi Panci (Foto: AlexandreRizzon/Pixabay)

Setelah dibersihkan, pastikan tutup panci dikeringkan dengan baik menggunakan kain lembut. Air yang dibiarkan mengering sendiri bisa meninggalkan noda mineral.

Membersihkan tutup panci secara rutin setelah digunakan akan mencegah kerak menumpuk. Cara ini jauh lebih mudah dibandingkan membersihkan kerak yang sudah tebal. Perawatan rutin membantu tutup panci kaca tetap bersih, bening, dan awet digunakan dalam jangka panjang.