Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, beraktivitas di luar ruangan memang sering tidak terhindarkan, mulai dari perjalanan menuju kantor, menghadiri berbagai agenda, hingga sekadar menikmati waktu santai. Namun, paparan sinar matahari yang mengenai kulit secara terus-menerus ternyata tidak boleh dianggap sepele. Sinar ultraviolet (UV) dapat memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap kesehatan kulit, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.
Melansir dari nursingcecentral.com, paparan sinar UV yang paling umum asalnya dari sinar matahari. Meskipun hanya sebagian kecil sinar matahari yang mengandung sinar UV, paparan tersebut tetap dapat membahayakan kulit. Diperkirakan sekitar 95% sinar matahari yang mencapai Bumi adalah sinar UVA, sedangkan 5% sisanya merupakan sinar UVB. Kekuatan sinar UV juga berperan penting dalam menyebabkan kerusakan pada sel-sel kulit.
Paparan sinar UV berlebih dapat memicu berbagai masalah kulit, seperti kulit kusam, munculnya tanda penuaan dini, hingga kerusakan lapisan pelindung kulit. Bahkan, sinar UV tetap bisa mengenai kulit meskipun cuaca terlihat mendung atau ketika Sahabat Fimela berada di dalam ruangan yang terpapar cahaya matahari melalui jendela. Oleh karena itu, penting untuk mulai menerapkan perlindungan kulit secara menyeluruh agar kulit tetap sehat dan terawat.
Berikut beberapa tips yang bisa Sahabat Fimela lakukan untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV.
1. Perhatikan Jam Paparan Sinar UV yang Bagus untuk Kulit
Pada pagi hari, sekitar pukul 07.00 hingga 10.00, intensitas sinar UV cenderung masih lebih rendah dibandingkan siang hari. Namun, setelah pukul 10.00, intensitas paparan sinar matahari biasanya menjadi lebih kuat dan berisiko merusak lapisan kulit, yang dapat memicu sunburn hingga meningkatkan risiko kerusakan kulit dalam jangka panjang.
Karena itu, jika Sahabat Fimela ingin mendapatkan manfaat sinar matahari, waktu pagi hari bisa menjadi pilihan yang lebih aman, terutama sebelum pukul 09.00. Hal ini semakin penting diperhatikan bagi Sahabat Fimela yang tinggal atau beraktivitas di daerah beriklim panas seperti wilayah pesisir, karena intensitas sinar matahari umumnya terasa lebih menyengat lebih cepat.
2.Pilih Jaket UV Protection untuk Aktivitas di Bawah Matahari
Selain memilih pakaian yang nyaman, Sahabat Fimela juga bisa menambah perlindungan kulit dengan mengenakan jaket yang memiliki fitur perlindungan sinar UV. Jaket jenis ini umumnya dibuat dengan material khusus yang dirancang untuk membantu menghambat sinar ultraviolet menembus kain dan mengenai kulit secara langsung.
Biasanya, jaket dengan perlindungan UV dibuat dari bahan yang ringan, breathable, dan tetap nyaman digunakan saat beraktivitas di luar ruangan. Desainnya pun semakin beragam sehingga tetap menunjang penampilan tanpa mengurangi fungsi perlindungan. Menggunakan jaket dengan fitur UV protection bisa menjadi langkah tambahan yang membantu menjaga kulit, terutama saat Sahabat Fimela banyak beraktivitas di bawah sinar matahari seperti commuting, traveling, atau olahraga outdoor.
3. Gunakan Sunscreen dengan SPF 30 atau Lebih Tinggi
Menggunakan sunscreen menjadi langkah penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV. Pilih sunscreen dengan perlindungan menyeluruh dan gunakan secara merata sebelum beraktivitas. Jangan lupa untuk mengaplikasikan ulang, terutama jika Sahabat Fimela banyak beraktivitas di luar ruangan. Kini, sunscreen juga hadir dengan inovasi yang lebih praktis, salah satunya adalah Wardah Skin Filter Tinted Sunscreen yang menggabungkan perlindungan kulit, perawatan, sekaligus membantu meratakan tampilan kulit dalam satu produk.
Wardah Skin Filter Tinted Sunscreen dilengkapi SPF 50 PA++++ untuk membantu melindungi kulit dari sinar matahari dan paparan sinar biru dari gadget. Produk ini juga mengandung bahan yang membantu menjaga kelembapan, menenangkan kulit, serta membuat tampilan pori terlihat lebih halus. Teksturnya ringan dengan hasil akhir natural sehingga bisa digunakan sekaligus sebagai dasar makeup. Produk ini juga tersedia dalam dua pilihan warna yang disesuaikan dengan warna kulit perempuan Indonesia.
4. Cukupi Kebutuhan Cairan Tubuh
Paparan sinar matahari yang intens dapat membuat kulit kehilangan kelembapan alaminya sehingga kulit lebih mudah terasa kering, kusam, dan kurang segar. Kondisi ini sering terjadi ketika tubuh tidak mendapatkan asupan cairan yang cukup, terutama saat banyak beraktivitas di luar ruangan atau berada di bawah terik matahari dalam waktu lama.
Sahabat Fimela disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan harian dengan minum air putih secara cukup, sekitar 2 hingga 3 liter per hari, menyesuaikan dengan aktivitas dan kondisi tubuh. Asupan cairan yang cukup dapat membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam, mempertahankan elastisitas kulit, serta membantu kulit tetap terasa segar dan tampak lebih sehat meski sering terpapar sinar matahari.
5. Lakukan Perawatan Alami untuk Kulit dari Dalam
Perawatan kulit secara rutin dapat membantu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk, sehingga proses regenerasi kulit dapat berjalan lebih optimal. Dengan perawatan yang tepat, kulit dapat terasa lebih halus, lembap, dan tampak lebih cerah.
Sahabat Fimela bisa mencoba menggunakan bahan-bahan alami sebagai bagian dari perawatan kulit. Beberapa bahan seperti lidah buaya dikenal membantu menenangkan dan melembapkan kulit, sementara bengkoang dan yoghurt dapat membantu menjaga kelembapan sekaligus membuat kulit tampak lebih cerah. Perawatan alami ini dapat menjadi pilihan sederhana untuk membantu menjaga kondisi kulit agar tetap sehat dan nyaman.