Sukses

Beauty

Rambut Rontok karena Stres? Ini Langkah Tepat untuk Mendukung Pertumbuhan Rambut

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, tanpa kita sadari, tekanan emosional serta beban pikiran yang menumpuk tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan mental raga saja. Organ terluar kita, terutama mahkota kepala alias rambut, sering kali menjadi korban pertama yang menunjukkan sinyal darurat akibat stres yang melanda. 

Kerontokan yang terjadi secara tiba-tiba ini tentu bisa meruntuhkan rasa percaya diri serta memicu kecemasan baru yang justru memperparah kondisi. Melansir dari Biocyte, saat tubuh mengalami stres, siklus pertumbuhan rambut dapat terganggu sehingga lebih banyak helai rambut memasuki fase istirahat dan akhirnya rambut rontok secara bersamaan. Memahami mekanisme ini menjadi langkah awal yang penting agar Sahabat Fimela dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi kerontokan sekaligus menjaga kesehatan rambut.

Tekanan emosional yang intens bertindak mendorong sejumlah besar folikel rambut masuk ke dalam fase telogen atau fase rontok secara prematur. Fenomena medis ini dikenal luas dengan istilah Telogen Effluvium, di mana rambut akan rontok massal beberapa bulan setelah kejadian stres. 

Selain mengelola stres dan merawat rambut dari luar, pendekatan dari dalam juga tidak kalah penting. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang atau suplemen khusus untuk kesehatan rambut dapat menjadi pelengkap dalam membantu mengurangi kerontokan, terutama jika masalah ini berlangsung cukup lama. Dengan perawatan yang menyeluruh, peluang rambut untuk tumbuh kembali lebih kuat dan sehat pun akan semakin optimal.

Nutrisi yang Dibutuhkan untuk Mencegah Kerontokan Rambut

1. Mengonsumsi Protein Berkualitas Tinggi Sebagai Bahan Baku Utama Keratin 

Pilihlah sumber protein bugar seperti dada ayam panggang, ikan salmon kaya omega 3, atau telur rebus di setiap makan siang. Rambut manusia sejatinya terbuat dari struktur protein yang disebut keratin, sehingga kekurangan zat ini akan membuat helai rambut tumbuh rapuh. Protein yang cukup fungsional merangsang percepatan pembelahan sel di dalam folikel agar rambut baru bisa segera tumbuh menggantikan yang rontok.

2. Mencukupi Kebutuhan Zat Besi Guna Melancarkan Sirkulasi Oksigen Kepala 

Masukkan sayuran berdaun hijau gelap seperti bayam segar atau hati sapi ke dalam daftar menu makan malam Anda di rumah. Zat besi bertindak sebagai kendaraan utama yang mengangkut molekul oksigen di dalam sel darah merah menuju ke jaringan akar rambut. Aliran darah yang lancar akan memberikan pasokan energi melimpah sehingga akar rambut melekat kuat terlindung dari kerontokan akibat hormon stres.

3. Memenuhi Kebutuhan Zinc Dan Biotin Dari Konsumsi Kacang-kacangan 

Camilan kismis, kacang almond, atau kuaci di sore fajar untuk mendapatkan pasokan seng alami yang bertugas memperbaiki jaringan rambut.

Rutin Pijat Kulit Kepala dan Gunakan Perawatan yang Tepat

Salah satu cara sederhana yang sering terlupakan untuk membantu mengurangi kerontokan adalah memijat kulit kepala secara rutin. Pijatan lembut selama beberapa menit setiap hari dapat membantu melancarkan sirkulasi darah di area kulit kepala sehingga folikel rambut memperoleh pasokan nutrisi yang lebih optimal. 

Selain itu, pijatan juga membantu meredakan ketegangan yang muncul akibat stres, yang kerap menjadi salah satu pemicu kerontokan rambut. Agar hasilnya lebih maksimal, lengkapi rutinitas tersebut dengan produk perawatan rambut yang lembut dan diperkaya kandungan penguat rambut. Hindari produk yang terlalu keras karena dapat memperburuk kondisi rambut yang sedang mengalami kerontokan.

Teteskan 3 tetes minyak esensial lavender atau rosemary di ujung jari tangan Anda yang sudah dicuci bersih bugar sebelumnya. Pijat kulit kepala dengan gerakan melingkar kecil secara lembut selama 5 menit penuh sesaat sebelum Anda mandi sore. Pijatan ini sangat fungsional merelaksasi otot kepala yang kaku sekaligus merangsang folikel agar lebih aktif menyerap gizi makanan.

Cara Membantu Pertumbuhan Rambut Setelah Kerontokan akibat Stres

1. Tidur yang Cukup selama 7-8 Jam

Kebiasaan begadang fungsional memicu peradangan tingkat rendah di dalam tubuh yang merusak kesehatan folikel dari arah dalam. Kulit kepala akan menjadi lebih kering, sensitif, serta rentan mengalami masalah ketombe yang memperparah lepasnya helaian rambut indah Anda. Oleh karena itu, pasang alrm Anda untuk mematikan layar ponsel pintar 1 jam sebelum berbaring di tempat tidur. 

2. Lakukan Perawatan dari Dalam dan Luar Secara Bersamaan

Untuk membantu rambut tumbuh kembali dengan optimal, Sahabat Fimela bisa menerapkan pendekatan inside and out. Artinya, tidak hanya merawat rambut dari luar menggunakan produk yang sesuai, tetapi juga memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh dari dalam. 

3. Penuhi Asupan Keratin

Keratin merupakan protein utama yang membentuk sekitar 95% struktur rambut. Asupan keratin yang cukup dapat membantu memperkuat helai rambut, mengurangi risiko rambut mudah patah, sekaligus mendukung proses regenerasi rambut agar tumbuh lebih sehat dan kuat.

4. Pastikan Kebutuhan Biotin (Vitamin B8) Terpenuhi

Biotin atau vitamin B8 dikenal sebagai salah satu nutrisi penting untuk menjaga kesehatan rambut. Vitamin ini berperan dalam mendukung pertumbuhan rambut serta membantu menjaga kekuatan setiap helai rambut sehingga tampak lebih sehat.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading