Jefri Nichol Dukung Langkah Hukum Vidio Berantas Pembajakan Pertaruhan The Series

Endah WijayantiDiterbitkan 13 Februari 2026, 14:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Aktor Jefri Nichol menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberantasan pembajakan digital yang dinilai merugikan industri kreatif Indonesia. Dukungan tersebut sejalan dengan langkah tegas PT Vidio Dot Com (“Vidio”) yang secara resmi melaporkan sejumlah situs ilegal ke Polda Metro Jaya atas dugaan pembajakan Vidio Original Series (VOS) Pertaruhan The Series.

Pada Selasa (10/2), tim kuasa hukum Vidio mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya untuk menyerahkan laporan resmi beserta bukti teknis terkait distribusi ilegal konten tersebut. Tindakan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam melindungi hak cipta serta karya kreatif anak bangsa.

Komitmen Lindungi Industri Kreatif

SVP Anti Piracy & Government Relations Vidio, Gina Pangaila, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentoleransi praktik pembajakan dalam bentuk apa pun.

“Kami telah menyerahkan bukti-bukti teknis kepada penyidik terkait aktivitas ilegal ini. Pembajakan bukan sekadar berbagi konten gratis, melainkan tindak kriminal yang merugikan ribuan pekerja kreatif di balik layar. Kami berkomitmen menindak tegas pelaku pembajakan demi memberikan efek jera,” ujar Gina.

Dukungan serupa disampaikan oleh Wicky Olindo, CEO Screenplay Production sekaligus perwakilan rumah produksi dan pencipta Pertaruhan The Series. Ia menekankan bahwa proses produksi sebuah serial membutuhkan dedikasi tinggi, waktu panjang, serta investasi besar.

“Ketika karya ini dibajak, bukan hanya perusahaan yang dirugikan, tetapi juga seluruh kru dan pemain yang terlibat. Kami mendukung penuh langkah hukum yang diambil,” tegas Wicky.

Jefri Nichol Ajak Penggemar Tonton di Platform Resmi

Sebagai pemeran utama dalam serial tersebut, Jefri Nichol turut mengajak para penggemarnya untuk berhenti mengakses konten dari situs ilegal dan beralih ke platform resmi.

“Gue sedih banget kalau masih ada yang nonton di situs bajakan. Kita semua sudah kerja keras buat kasih yang terbaik. Nonton di situs ilegal bukan cuma ngerugiin kami sebagai aktor, tapi juga berisiko buat penonton karena rawan malware dan virus. Yuk, hargai karya dengan nonton di platform resmi,” ungkap Jefri.

Ajakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, mengenai pentingnya mendukung karya lokal secara legal dan bertanggung jawab.

Ancaman Hukum bagi Pelaku Pembajakan

Vidio menegaskan bahwa pembajakan digital merupakan pelanggaran hukum serius. Para pelaku dapat dijerat dengan sejumlah ketentuan perundang-undangan, antara lain:

  • Pasal 48 UU Nomor 1 Tahun 2024 (Perubahan Kedua UU ITE) juncto Pasal 32
  • Pasal 113, Pasal 118, dan/atau Pasal 25 UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta

Langkah hukum ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat upaya pemberantasan pembajakan digital di Indonesia sekaligus memberikan perlindungan nyata bagi para pelaku industri kreatif.

Imbauan kepada Masyarakat

Sebagai bagian dari kampanye perlindungan hak cipta, Vidio mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dengan melaporkan indikasi pembajakan serta menjadi “Smart Viewer” yang hanya mengakses konten melalui aplikasi dan platform resmi.

Melalui kolaborasi antara platform, kreator, dan penonton, Vidio optimistis industri kreatif Indonesia dapat terus berkembang secara sehat, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tingkat global.

What's On Fimela