Rizky Nazar dan Laura Moane Siap Hangatkan Ramadan Lewat Series A dan Z: InsyaAllah Cinta

Annisa Kharisma DewiDiterbitkan 21 Februari 2026, 15:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, suasana Ramadan selalu memiliki khasnya tersendiri. Dengan ditemani tontonan yang pas sembari menunggu waktu berbuka puasa, kamu dapat merasa lebih hangat dengan tontonan yang manis dan menyentuh hati. Tahun ini, di platform streaming Vidio kembali menghadirkan kisah yang dapat membuat kamu senyum-senyum sendiri melalui Vidio Original Series “A dan Z : InsyaAllah Cinta” yang tayang mulai 19 Februari 2026. 

Series ini mempertemukan dua bintang muda, Rizky Nazar dan Laura Moane, dalam satu layar untuk pertama kalinya. Chemistry baru yang fresh, kisah cinta yang tumbuh perlahan, hingga pesan religius yang hangat membuat series ini terasa pas dinikmati sambil menunggu waktu berbuka.

Adaptasi Wattpad 29 Juta Pembaca

Diangkat dari novel Wattpad karya Erlis Kurniyanti yang telah dibaca lebih dari 29 juta kali, “A dan Z: InsyaAllah Cinta” sudah memiliki basis penggemar yang kuat bahkan sebelum tayang. Antusiasme pembaca pun ikut mewarnai proses produksinya.

Kisah ini berpusat pada Zara (Laura Moane), seorang mahasiswi kedokteran yang harus menjalani amanah terakhir sang kakak sebelum meninggal dunia: menikah dengan pria pilihan keluarga. Tak pernah terbayangkan sebelumnya, Zara pun memasuki pernikahan yang awalnya terasa asing baginya.

Di sisi lain, ada Abyan (Rizky Nazar), atau Gus Abyan, putra pemilik pesantren yang terikat dalam perjodohan tersebut sebagai bentuk balas budi. Sosoknya matang, tenang, dan menjunjung tinggi nilai agama, kontras dengan Zara yang ceria, spontan, dan masih menikmati dunia anak muda.

 

 

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

Romansa yang Tumbuh dari Kehilangan

Berbeda dari kisah cinta pada umumnya yang dimulai dari tatapan pertama atau pertemuan tak terduga, A dan Z: InsyaAllah Cinta justru berangkat dari kehilangan dan tanggung jawab yang tak bisa dihindari. [Dok/Vidio]

Berbeda dari kisah cinta pada umumnya yang dimulai dari tatapan pertama atau pertemuan tak terduga, A dan Z: InsyaAllah Cinta justru berangkat dari kehilangan dan tanggung jawab yang tak bisa dihindari. Pernikahan Zara dan Abyan bukanlah hasil dari euforia jatuh cinta, melainkan amanah yang harus dijalani dengan hati yang belum sepenuhnya siap.

Di sinilah kekuatan ceritanya terasa. Cinta mereka tidak tumbuh dalam satu momen dramatis, tetapi perlahan, melalui percakapan kecil, kesalahpahaman yang diselesaikan dengan dewasa, hingga kompromi yang mungkin terasa sederhana, namun bermakna. Penonton diajak melihat bagaimana dua individu dengan latar belakang dan karakter berbeda belajar memahami satu sama lain.

Disutradarai oleh Key Mangunsong, series ini menghadirkan romansa yang realistis dan tidak terburu-buru. Ritme ceritanya memberi ruang bagi emosi untuk berkembang secara alami. Ada jeda, ada proses, dan ada pertumbuhan yang terasa manusiawi.

Bagi Rizky Nazar, proyek ini juga menjadi pengalaman baru karena untuk pertama kalinya dipasangkan dengan Laura Moane. Interaksi hangat keduanya di balik layar berhasil diterjemahkan menjadi chemistry yang lembut dan meyakinkan di depan kamera. Hubungan Abyan dan Zara terasa apa adanya, tidak berlebihan, tetapi justru menyentuh.

3 dari 3 halaman

Romance Religi yang Ringan dan Relatable

Sahabat Fimela, salah satu daya tarik series ini adalah nuansa religius yang disampaikan dengan cara yang hangat dan tidak menggurui. [Dok/Vidio]

Sahabat Fimela, salah satu daya tarik series ini adalah nuansa religius yang disampaikan dengan cara yang hangat dan tidak menggurui. Nilai tentang keikhlasan, komitmen, serta percaya pada rencana Tuhan hadir melalui tindakan para karakter, bukan sekadar dialog panjang yang terasa menggurui.

Penonton diajak melihat bagaimana iman dan cinta bisa berjalan beriringan, bukan dalam bentuk ceramah, tetapi dalam keputusan-keputusan kecil sehari-hari. Tentang bagaimana memaafkan, menahan ego, dan belajar memahami pasangan adalah bagian dari ibadah itu sendiri.

Pesan tentang menerima takdir dan memaknai pernikahan sebagai perjalanan belajar bersama terasa begitu relevan, terutama di momen Ramadan yang identik dengan refleksi diri. Series ini seakan mengingatkan bahwa cinta bukan hanya tentang rasa, tetapi tentang komitmen untuk bertumbuh bersama.

Dengan balutan cerita yang manis, dinamika rumah tangga anak muda yang relatable, serta chemistry baru yang menyegarkan, A dan Z: InsyaAllah Cinta menjadi pilihan tontonan yang hangat untuk menemani waktu santai kamu selama bulan suci.