6 Tips Aplikasi Gaya Rambut Half-Up Knot dengan Loose Curls, Simpel tapi Tetap Chic Seharian

Siti Nur ArishaDiterbitkan 27 Maret 2026, 12:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, memiliki gaya rambut andalan yang praktis sekaligus stylish tentu jadi impian banyak perempuan. Salah satu model yang tak pernah gagal memberikan kesan effortless chic adalah half-up knot dengan loose curls. Gaya ini memadukan tampilan setengah terikat dengan sentuhan ikal lembut yang memberi dimensi dan volume pada rambut.

Half-up knot juga dikenal sebagai gaya low-maintenance yang bisa diandalkan sepanjang hari. Setelah ditata, kamu tak perlu repot touch-up berkali-kali. Model ini sangat cocok untuk cuaca panas dan lembap karena mampu menjaga rambut tetap jauh dari wajah, sekaligus memberikan kesan santai yang tetap modis.

Gaya ini juga tidak memerlukan keahlian khusus dalam menata rambut. Bahkan bagi kamu yang merasa kurang paham mengenai hair styling, model ini tetap bisa diaplikasikan dengan mudah di rumah. Dilansir dari the diy playbook, half-up top knot menjadi pilihan praktis karena fleksibel dipadukan dengan rambut lurus maupun curly, serta mudah disesuaikan dengan kebutuhan tampilan sehari-hari. Ingin mencobanya? Yuk simak penjelasan lengkapnya di bawah ini, Sahabat Fimela.

What's On Fimela
2 dari 3 halaman

1. Persiapkan Rambut dengan Tekstur yang Tepat

Hal yang paling penting dari half-up knot yang tahan lama adalah tekstur rambut. Idealnya, gaya ini diaplikasikan pada rambut yang tidak terlalu bersih atau setidaknya rambut hari kedua setelah keramas. Rambut yang sedikit “bertekstur” cenderung lebih mudah dibentuk dan tidak licin saat diikat. (foto/dok: freepik/andreazerbaijan_stockersas)

Hal yang paling penting dari half-up knot yang tahan lama adalah tekstur rambut. Idealnya, gaya ini diaplikasikan pada rambut yang tidak terlalu bersih atau setidaknya rambut hari kedua setelah keramas. Rambut yang sedikit “bertekstur” cenderung lebih mudah dibentuk dan tidak licin saat diikat.

Jika akar rambut terlihat sedikit berminyak, gunakan dry shampoo untuk menyerap minyak sekaligus menambah volume. Produk ini juga membantu memberikan grip agar bagian knot tidak mudah lepas. Bahkan saat rambut tidak terlihat lepek, dry shampoo tetap bisa digunakan untuk menciptakan efek lebih bervolume.

2. Tentukan Ingin Rambut Lurus atau Loose Curls

Half-up knot bisa dipadukan dengan rambut lurus maupun loose curls. Namun, jika ingin tampilan yang lebih feminin dan berdimensi, loose curls adalah pilihan terbaik.

Jika memilih rambut lurus, rapikan seluruh bagian rambut terlebih dahulu sebelum membuat knot. Sementara untuk gaya loose curls, kamu bisa membuat knot lebih dulu, lalu mengeriting bagian rambut yang dibiarkan terurai. Cara ini membantu menjaga volume pada bagian atas kepala dan membuat tampilan lebih seimbang.

Perlu diingat ya, rambut yang terlalu keriting di bagian knot justru bisa terlihat kurang bervolume. Jadi, fokuskan ikal pada bagian bawah rambut untuk hasil yang lebih maksimal.

3. Bagi Rambut dengan Garis yang Rapi

Langkah berikutnya adalah memisahkan bagian rambut yang akan dijadikan knot. Gunakan sisir untuk menciptakan garis horizontal yang cukup rapi dari sisi kanan ke kiri kepala. Bagian atas inilah yang akan diikat, sementara bagian bawah dibiarkan tergerai.

Jika ingin efek lebih bervolume, kamu bisa sedikit melakukan teasing (backcombing) di area akar rambut bagian atas sebelum diikat. Teknik ini membantu menciptakan ilusi rambut lebih tebal dan memberikan bentuk yang lebih proporsional pada knot.

3 dari 3 halaman

4. Putar dan Bentuk Ponytail Menjadi Knot

Setelah bagian atas rambut terkumpul, ikat menjadi ponytail kecil. Jika belum terbiasa membuat messy bun, cara termudah adalah dengan memutar ponytail terlebih dahulu hingga membentuk lilitan. (foto/dok: freepik/andreas)

Setelah bagian atas rambut terkumpul, ikat menjadi ponytail kecil. Jika belum terbiasa membuat messy bun, cara termudah adalah dengan memutar ponytail terlebih dahulu hingga membentuk lilitan.

Kemudian, lilitkan ponytail yang sudah diputar tersebut membentuk bun kecil di atas kepala. Kencangkan dengan hair tie agar posisi knot tetap secure. Jangan khawatir jika hasil awal terlihat terlalu ketat atau “rapi”, karena ini memang tahap awal sebelum menciptakan efek messy yang natural.

5. Longgarkan Knot untuk Tampilan Lebih Natural

Tahap ini adalah kunci mendapatkan tampilan effortless, lho Sahabat Fimela. Setelah bun terikat dengan kuat, tarik perlahan beberapa bagian rambut di area atas kepala untuk memberikan volume dan menghindari kesan terlalu sleek.

Selanjutnya, longgarkan sedikit bagian bun agar terlihat lebih besar dan messy. Jika ada helai rambut yang terlepas, cukup sematkan kembali menggunakan bobby pin. Ingat, half-up knot memang tidak harus terlihat sempurna. Justru kesan sedikit berantakan membuatnya semakin menarik.

6. Tata Loose Curls dan Tambahkan Hairspray

Setelah bagian knot selesai, lanjutkan dengan menata rambut bagian bawah. Gunakan curling iron atau catokan untuk menciptakan loose curls yang lembut. Arahkan ikal menjauhi wajah agar tampilan terlihat lebih terbuka dan segar.

Sebagai sentuhan akhir, kamu bisa semprotkan dengan hairspray pada bagian knot dan rambut terurai untuk menjaga volume serta bentuknya tetap tahan lama. Hairspray juga membantu mengunci gaya agar tidak mudah turun sepanjang hari.

Penulis: Siti Nur Arisha