Sukses

Beauty

Memahami Kondisi Kulit Kepala untuk Mengatasi Masalah Ketombe dan Bagaimana Cara Merawatnya

Fimela.com, Jakarta - Keseharian masyarakat Indonesia yang dipenuhi berbagai aktivitas seperti commuting, berolahraga, hingga penggunaan helm, topi, atau hijab dalam waktu lama di cuaca panas dan lembap dapat memengaruhi kondisi kulit kepala. Situasi ini membuat ketombe menjadi masalah yang sering muncul dan tidak jarang terjadi berulang.

Sahabat Fimela, ketombe tidak hanya berdampak pada tampilan rambut, tetapi juga pada kenyamanan saat menjalani aktivitas. Rasa gatal atau tidak nyaman pada kulit kepala dapat mengganggu fokus terutama ketika aktivitas dilakukan dalam durasi yang panjang.

Selain itu, ketombe juga seringkali memengaruhi tingkat kepercayaan diri. Dalam beberapa situasi, kondisi ini dapat membuat seseorang lebih berhati-hati dalam berpenampilan termasuk dalam memilih pakaian agar tidak memperlihatkan serpihan ketombe.

Hal ini menunjukkan bahwa ketombe tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga berhubungan dengan bagaimana seseorang melihat dirinya sendiri. Oleh karena itu, memahami kondisi kulit kepala menjadi langkah penting dalam mengatasi masalah ini.

Melalui peluncuran Flakes Off My Crown Series dalam acara bertema Reclaim Your Crown: From Flakes to Freedom, lavojoy menghadirkan rangkaian perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit kepala masyarakat Indonesia.

Kondisi Kulit Kepala sebagai Faktor Penyebab Ketombe dalam Aktivitas Sehari-hari

Kondisi kulit kepala menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi munculnya ketombe. Aktivitas sehari-hari yang dilakukan secara terus-menerus dapat memengaruhi keseimbangan alami pada kulit kepala.

Sahabat Fimela, menurut dr. Devina Ciayadi, Dokter Estetika, kesehatan kulit kepala memiliki peran penting dalam menjaga kondisi rambut. “Scalp health adalah fondasi rambut yang sehat karena kulit kepala yang tidak sehat dapat mempengaruhi kenyamanan, tampilan rambut, dan rasa percaya diri seseorang” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ketombe tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga dengan kondisi kulit kepala secara keseluruhan. Faktor lingkungan seperti iklim tropis yang lembap juga menjadi salah satu pemicu yang perlu diperhatikan.

Selain itu, aktivitas seperti penggunaan helm saat commuting atau pemakaian hijab dalam waktu yang lama dapat membuat kulit kepala lebih mudah berkeringat. Kondisi ini dapat memengaruhi keseimbangan kulit kepala dan memicu munculnya ketombe.

Dickson Leo, Brand Director lavojoy Indonesia, juga menekankan bahwa masalah ketombe seringkali diabaikan dari sisi penyebabnya. “Keresahan akan masalah kulit kepala serta ketombe sangat sering terjadi dan seringkali diabaikan penyebab dan akar masalahnya” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemahaman terhadap kondisi kulit kepala menjadi penting agar masyarakat dapat menentukan perawatan yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka.

Cara Menentukan Perawatan Ketombe Sesuai dengan Kondisi Kulit Kepala

Menentukan perawatan ketombe perlu disesuaikan dengan kondisi kulit kepala masing-masing. Tidak semua ketombe memiliki tingkat yang sama sehingga akan membutuhkan penanganan yang berbeda.

Melalui Flakes Off My Crown Series, lavojoy menghadirkan rangkaian 2-in-1 Shampoo & Conditioner yang disesuaikan dengan tingkat ketombe, yaitu 0.2% untuk kondisi ringan, 0.6% untuk kondisi sedang, dan 1% untuk kondisi yang lebih intens.

Sahabat Fimela, perbedaan tingkat ini dapat membantu pengguna memilih perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit kepala mereka. Penyesuaian tersebut memungkinkan untuk perawatan bekerja lebih optimal sesuai kebutuhan.

Dickson Leo juga menjelaskan bahwa ketombe tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik, tetapi juga dengan kepercayaan diri. “Ketombe bukan hanya soal kulit kepala, tetapi juga tentang bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri. Reclaim Your Crown adalah semangat yang ingin kami berikan kepada publik untuk kembali memulihkan kepercayaan diri dengan merawat rambut secara optimal” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa melalui peluncuran Flakes Off My Crown, lavojoy menghadirkan wadah edukasi agar masyarakat dapat lebih memahami kondisi kulit kepala, memilih perawatan yang tepat, serta membangun rutinitas yang efektif.

Rangkaian ini dilengkapi dengan kandungan seperti Selenium Sulfide, Salicylic Acid, Piroctone Olamine, Argan-Jojoba Oil, Panthenol, serta Scalp Bioenergy Complex yang bisa membantu mengurangi ketombe, meredakan rasa gatal, dan mengontrol minyak berlebih.

Selain itu, formulanya dirancang untuk dapat digunakan pada berbagai tipe kulit kepala, baik kering maupun berminyak serta bebas SLS/SLES dengan penggunaan surfaktan yang lebih lembut.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading