Sukses

Beauty

Cara Mengatasi Ketombe yang Tak Kunjung Hilang

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, ketombe menjadi salah satu masalah kulit kepala yang sering dialami banyak orang. Serpihan putih yang jatuh di bahu, disertai rasa gatal, kerap membuat tidak nyaman dan menurunkan rasa percaya diri. Meski sudah rutin keramas, ketombe terkadang tetap muncul dan sulit dihilangkan.

Ketombe yang tak kunjung hilang bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kulit kepala kering, produksi minyak berlebih, hingga penggunaan produk rambut yang kurang cocok. Untuk mengatasinya, diperlukan perawatan yang tepat dan konsisten agar kulit kepala kembali sehat.

Kenali Penyebab Ketombe

Ketombe dapat muncul akibat kondisi kulit kepala yang terlalu kering atau justru terlalu berminyak. Produksi minyak berlebih dapat memicu pertumbuhan jamur yang menyebabkan pengelupasan kulit kepala. Sementara itu, kulit kepala kering membuat sel kulit mati lebih mudah terlepas.

Selain faktor minyak dan kelembapan, penggunaan produk rambut yang tidak cocok juga bisa menjadi pemicu ketombe. Kandungan bahan kimia tertentu dapat menyebabkan iritasi dan memperparah pengelupasan kulit kepala. Akibatnya, ketombe muncul lebih sering dan sulit diatasi.

Faktor lain seperti stres, perubahan hormon, dan pola hidup kurang sehat juga berpengaruh terhadap kondisi kulit kepala. Kurang tidur dan stres berlebihan dapat mengganggu keseimbangan kulit kepala. Oleh karena itu, penting mengenali penyebab ketombe agar penanganannya lebih tepat.

Manfaatkan Bahan Alami

Gunakan Minyak Kelapa

Minyak kelapa dikenal memiliki sifat antijamur dan mampu menjaga kelembapan alami kulit kepala. Kandungan asam lemak di dalamnya membantu mengurangi v sekaligus mencegah kulit kepala menjadi kering. Penggunaan rutin dapat membuat kulit kepala terasa lebih nyaman.

Cara menggunakannya cukup mudah dan praktis dilakukan di rumah. Oleskan minyak kelapa secukupnya ke kulit kepala sambil dipijat lembut. Diamkan selama sekitar 30 menit sebelum dibilas hingga bersih menggunakan sampo.

Lidah Buaya (Aloe Vera)

Lidah buaya memiliki sifat menenangkan yang sangat baik untuk kulit kepala yang gatal akibat ketombe. Kandungan alaminya membantu mengurangi peradangan dan iritasi ringan. Selain itu, lidah buaya juga membantu menjaga kelembapan kulit kepala.

Gunakan gel lidah buaya segar dan oleskan langsung ke kulit kepala. Diamkan selama 20-30 menit agar nutrisinya meresap dengan baik. Setelah itu, bilas rambut hingga bersih dan lanjutkan dengan keramas seperti biasa.

Cuka Apel

Cuka apel dikenal mampu membantu menyeimbangkan pH kulit kepala. Keseimbangan pH yang baik dapat menghambat pertumbuhan jamur penyebab ketombe. Selain itu, cuka apel juga membantu membersihkan sisa produk rambut.Campurkan cuka apel dengan air dalam perbandingan seimbang. Gunakan larutan ini sebagai bilasan setelah keramas. Diamkan beberapa menit, lalu bilas kembali dengan air bersih.

Tea Tree Oil

Tea tree oil merupakan minyak esensial yang memiliki sifat antijamur dan antibakteri. Kandungan ini efektif membantu mengurangi ketombe dan rasa gatal pada kulit kepala. Namun, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati.

Tambahkan beberapa tetes tea tree oil ke dalam sampo yang biasa digunakan. Gunakan secara rutin untuk membantu menjaga kebersihan kulit kepala. Hindari penggunaan langsung tanpa campuran agar tidak menyebabkan iritasi.

Perbaiki Pola Makan

Kesehatan kulit kepala juga dipengaruhi oleh asupan nutrisi harian. Kekurangan zinc, vitamin B, dan omega-3 dapat memperparah kondisi ketombe. Oleh karena itu, penting menjaga pola makan seimbang.

Konsumsi makanan seperti ikan, kacang-kacangan, telur, dan sayuran hijau. Nutrisi tersebut membantu menjaga kesehatan kulit kepala dari dalam. Dengan pola makan yang baik, masalah ketombe dapat dikurangi secara bertahap.

Rutin Membersihkan Kulit Kepala

Membersihkan kulit kepala secara rutin sangat penting untuk mencegah penumpukan sel kulit mati. Keramas membantu mengangkat kotoran, minyak berlebih, dan sisa produk rambut. Kulit kepala yang bersih akan lebih sehat dan bebas ketombe.

Saat keramas, pijat kulit kepala dengan lembut menggunakan ujung jari. Hindari menggaruk dengan kuku karena dapat melukai kulit kepala. Pijatan ringan juga membantu melancarkan sirkulasi darah di area kepala.

Meski penting, keramas sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering. Keramas berlebihan justru dapat membuat kulit kepala kering dan memicu ketombe. Sesuaikan frekuensi keramas dengan jenis kulit kepala agar keseimbangan alaminya tetap terjaga.

Sahabat Fimela, ketombe yang tak kunjung hilang memang mengganggu, tetapi bukan berarti tidak bisa diatasi. Dengan perawatan yang tepat, pemilihan produk yang sesuai, serta gaya hidup sehat, masalah ketombe dapat dikurangi secara bertahap. Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu rambut tampil lebih sehat dan percaya diri

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading