Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, tentunya kita pasti sangat menginginkan kesehatan tubuh yang tetap terjaga, salah satunya adalah kesehatan usus. Dilansir dari apollo247.com, kesehatan usus atau gut health memainkan peran vital dalam secara keseluruhan pada tubuh. Selain itu, gut health juga berfungsi sebagai inti dari pencernaan, penyerapan nutrisi, dan pertahanan kekebalan tubuh. Bahkan, cara mengatasi mood juga dapat dilakukan dengan memperhatikan kesehatan usus loh, Sahabat Fimela.
Lalu, bagaimana gut health untuk cara mengatasi mood dan menjaga daya tahan tubuh? Usus memiliki pengaruh signifikan terhadap pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan. Di sisi lain, usus memecah makanan menjadi nutrisi penting dengan bakteri baik yang dapat membantu mencerna lemak dan karbohidrat kompleks. Selain itu, sekitar 80% sistem kekebalan tubuh berada di usus sehingga sangat penting untuk fungsi kekebalan tubuh.
Selain penting bagi keseimbangan tubuh, gut health ternyata juga memiliki hubungan dengan mood dan emosi. Lantas, bagaimana kedua hal tersebut, yaitu gut health dan mood serta emosi bisa berkaitan satu sama lain? Simak penjelasan berikut ini terkait gut health dan hubungannya dengan mood serta emosi.
Hubungan Gut Health dengan Mood dan Emosi
Dilansir dari time.com, selama bertahun-tahun, kesehatan mental biasanya dihubungkan sebagai sesuatu yang dipicu oleh pikiran. Namun, bidang penelitian yang berkembang mengungkapkan bahwa mood dan emosi dipengaruhi oleh gut health. Triliunan bakteri yang hidup di saluran pencernaan kita tidak hanya membantu memecah makanan, tetapi juga mempengaruhi segala hal mulai dari ketahanan terhadap stres hingga gejala depresi dan kecemasan.
Di sisi lain, triliunan mikroba di usus berperan dalam memproduksi zat kimia penting seperti serotonin, bahkan sekitar 90% serotonin diproduksi di usus. Zat ini sangat berpengaruh terhadap suasana hati, kecemasan, dan kesejahteraan mental. Selain itu, komunikasi antara usus dan otak terjadi melalui saraf vagus, sistem imun, dan sinyal hormon sehingga kondisi mikrobioma usus dapat langsung mempengaruhi fungsi otak dan emosi seseorang.
Selain itu, ketidakseimbangan mikrobioma usus yang disebabkan oleh mood dan emosi dapat dikaitkan dengan peningkatan risiko depresi dan kecemasan. Sebaliknya, gaya hidup sehat, seperti konsumsi makanan utuh, tinggi serat, dan kaya nutrisi dapat membantu menjaga keragaman bakteri baik di usus dan berpotensi memperbaiki mood. Meski penelitian awal menunjukkan bahwa probiotik bisa membantu mengurangi gejala gangguan mental, tetapi menjaga gut health sebaiknya menjadi suatu prioritas, bukan pengganti untuk perawatan kesehatan mental yang sudah ada.
Cara Menjaga Gut Health untuk Mood yang Lebih Baik
Dilansir dari health.harvard.edu, cara utama menjaga gut health untuk mood yang lebih baik adalah dengan memperhatikan pola makan sehari-hari. Peneliti menekankan pentingnya fixing the food first, yaitu memprioritaskan makanan utuh (whole foods) seperti buah, sayur, dan bahan alami serta menghindari makanan ultra-proses yang tinggi bahan tambahan. Makanan olahan ini dapat mengganggu keseimbangan bakteri baik di usus dan memicu peradangan yang pada akhirnya berdampak negatif pada kesehatan mental dan suasana hati.
Selain itu, meningkatkan asupan serat menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga kesehatan usus. Serat dari buah, sayur, biji-bijian, dan kacang-kacangan membantu memberi “makanan” bagi bakteri baik di usus sehingga mikrobioma tetap seimbang. Selain itu, Sahabat Fimela juga dapat mengonsumsi makanan yang mengandung probiotik dan fermentasi seperti yogurt atau kimchi untuk mendukung pertumbuhan bakteri baik. Pola makan seimbang, termasuk konsumsi protein sehat seperti ikan dan unggas yang juga berperan dalam menjaga fungsi usus sekaligus mendukung kestabilan mood.
Dengan menjaga gut health untuk mood yang lebih baik tidak hanya tentang menambah makanan sehat. Hal itu juga bertujuan untuk mengurangi konsumsi gula berlebih dan makanan instan. Mengganti jus dengan buah utuh, memilih makanan segar serta memperbanyak variasi warna sayur dan buah dapat membantu meningkatkan kualitas mikrobioma usus.
Sahabat Fimela, gut health berperan penting dalam menjaga fungsi tubuh secara menyeluruh, mulai dari pencernaan, penyerapan nutrisi, hingga sistem kekebalan tubuh, serta memiliki hubungan erat dengan mood dan emosi melalui produksi zat kimia seperti serotonin. Oleh sebab itu, menjaga keseimbangan mikrobioma usus melalui pola makan sehat, tinggi serat, serta konsumsi makanan alami dan minim olahan menjadi langkah penting untuk mendukung kesehatan fisik sekaligus kesehatan mental.