Ingin Anak Tumbuh Tangguh Tanpa Tekanan? Simak Rahasia Menjadi Orangtua yang Lebih Santai

Kayla BridgitteDiterbitkan 29 Juni 2026, 14:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, sering kali tekanan untuk menjadi orangtua yang sempurna terasa begitu menyesakkan dalam kehidupan sehari hari. Media sosial sering kali menampilkan gambaran ideal tentang bagaimana seharusnya pola asuh yang hebat itu dijalankan secara konsisten. Namun, mengejar kesempurnaan tersebut justru sering kali memicu stres yang tidak perlu bagi Sahabat Fimela maupun bagi anak di rumah. 

The Chill Parent Manifesto

Fenomena The Chill Parent Manifesto kini hadir sebagai sebuah gerakan yang mengingatkan kita semua bahwa menjadi orangtua yang biasa saja sebenarnya sudah lebih dari cukup. Fokus utama dari gerakan ini adalah memberikan ruang napas bagi setiap anggota keluarga untuk tumbuh tanpa tekanan ekspektasi yang berlebihan.

Melansir dari Psychology Today, anak yang dibesarkan oleh orangtua yang lebih santai cenderung memiliki ketahanan mental yang jauh lebih kuat. Ketika Sahabat Fimela tidak terlalu terobsesi pada pencapaian akademis atau standar perilaku yang kaku, anak merasa lebih diterima apa adanya. Rasa diterima inilah yang menjadi fondasi utama bagi rasa percaya diri mereka di masa depan nanti. 

Menjadi orangtua yang biasa saja bukan berarti abai atau tidak peduli terhadap masa depan anak tercinta. Sebaliknya, ini adalah sebuah kesadaran untuk memberikan kasih sayang yang tulus tanpa harus menuntut kesempurnaan di setiap aspek kehidupan yang mereka jalani.

Banyak ahli psikologi yang kini mulai menyarankan agar orangtua lebih fokus pada kualitas hubungan emosional daripada daftar pencapaian prestasi. Saat Sahabat Fimela merasa tenang, energi positif tersebut akan terpancar dan menciptakan lingkungan rumah yang sangat harmonis bagi anak. 

Anak tidak perlu merasa takut melakukan kesalahan karena mereka tahu bahwa rumah adalah tempat yang aman untuk belajar dan bertumbuh secara alami. 

What's On Fimela
2 dari 4 halaman

Poin Penting dalam Menjalankan Gaya Asuh yang Lebih Santai

Melepaskan kendali berlebih akan membantu anak belajar mandiri dan berani mengambil keputusan sendiri sejak usia dini. [Dok/Freepik.com/jcomp].

Menjadi orangtua yang lebih santai atau chill parent membutuhkan keberanian untuk melepaskan standar yang sering kali dibuat oleh lingkungan sosial. Berikut adalah poin-poin penting yang menjelaskan mengapa gaya asuh ini sangat efektif bagi kesehatan mental anak:

1. Mengurangi Tekanan Ekspektasi yang Berat 

Anak yang tidak dibebani dengan ekspektasi tinggi cenderung lebih berani untuk mengeksplorasi minat dan bakat alami mereka sendiri. Saat Sahabat Fimela bersikap biasa saja terhadap kegagalan kecil, anak belajar bahwa kegagalan adalah bagian normal dari proses pembelajaran hidup. 

Hal ini mencegah munculnya kecemasan berlebih atau rasa takut yang menghambat kreativitas mereka dalam berinovasi.

2. Menciptakan Koneksi Emosional yang Lebih Dalam 

Ketika Sahabat Fimela tidak sibuk mengatur setiap detail kehidupan anak, ada lebih banyak waktu yang tersedia untuk benar-benar mendengarkan mereka. Hubungan yang santai memungkinkan anak merasa nyaman untuk terbuka mengenai perasaan dan masalah yang mereka hadapi di luar rumah. 

Koneksi yang kuat ini jauh lebih berharga daripada memastikan anak mengikuti semua kursus tambahan yang menguras tenaga mereka setiap harinya.

3. Memberikan Ruang untuk Kemandirian Anak

Gaya asuh yang tenang memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar mengambil keputusan sendiri dan menanggung konsekuensinya secara bijak. Sahabat Fimela berperan sebagai pendamping yang memberikan arahan, bukan sebagai pengatur yang mendikte setiap langkah yang harus diambil oleh anak. 

Kemandirian ini akan membentuk karakter yang tangguh dan siap menghadapi tantangan dunia luar dengan penuh keyakinan diri yang tinggi.

4. Menjaga Keseimbangan Emosi Orangtua 

Orangtua yang santai biasanya memiliki tingkat stres yang jauh lebih rendah dalam menghadapi dinamika keluarga sehari-hari. Ketenangan Sahabat Fimela sangat berpengaruh pada suasana hati anak karena mereka adalah peniru yang sangat ulung di rumah. 

Lingkungan yang bebas dari ketegangan konstan akan membuat perkembangan otak dan emosi anak berjalan jauh lebih optimal dibandingkan lingkungan yang penuh dengan tekanan aturan yang kaku.

3 dari 4 halaman

5. Menumbuhkan Rasa Bahagia yang Otentik

Menghargai proses daripada hasil akhir akan membentuk mental anak yang stabil dan tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan. [Dok/Pexels.com/Naomi Shi].

Anak yang dibesarkan tanpa tekanan konstan untuk selalu menjadi yang terbaik akan lebih mudah menemukan kebahagiaan sejati dalam hal hal sederhana di sekitar mereka. Mereka tidak akan terjebak dalam kebiasaan buruk terus menerus membandingkan diri dengan pencapaian orang lain karena merasa cukup dan bangga dengan apa yang mereka miliki saat ini. 

Rasa syukur dan kebahagiaan ini menjadi modal utama bagi Sahabat Fimela untuk memastikan anak memiliki kesehatan mental yang stabil saat menghadapi masa depan yang penuh persaingan.

6. Memperkuat Resiliensi dalam Menghadapi Masalah 

Resiliensi atau daya lenting mental terbentuk secara alami ketika anak diberikan ruang cukup untuk menghadapi kesulitan secara mandiri tanpa campur tangan berlebih dari orang tua. Sahabat Fimela yang mampu bersikap tenang saat anak menghadapi masalah akan membantu mereka berpikir lebih jernih dalam mencari solusi yang tepat bagi dirinya sendiri. 

Anak belajar bahwa mereka memiliki kekuatan internal yang luar biasa untuk bangkit kembali setelah mengalami kekecewaan atau kegagalan yang tidak terduga sebelumnya.

7. Menghindari Risiko Burnout pada Anak 

Tekanan akademis dan tuntutan sosial yang terlalu tinggi sering kali menyebabkan anak mengalami kelelahan mental atau burnout yang serius sejak usia dini. Dengan memilih untuk menjadi orangtua yang lebih santai, Sahabat Fimela membantu anak menjaga keseimbangan antara kewajiban belajar dan waktu bermain yang sangat mereka butuhkan untuk tumbuh. 

Keseimbangan ini sangat penting untuk memastikan fungsi otak anak tetap bekerja dengan optimal dan mencegah munculnya gangguan kecemasan di kemudian hari.

8. Membangun Kejujuran dalam Hubungan Keluarga 

Dalam lingkungan rumah yang tidak menghakimi, anak tidak akan merasa perlu untuk berbohong atau menyembunyikan kesalahan mereka dari pantauan orangtua. Sahabat Fimela akan mendapatkan kejujuran yang tulus dari anak karena mereka tahu bahwa Sahabat Fimela akan tetap mencintai mereka apa adanya tanpa syarat.

4 dari 4 halaman

Tips untuk Mempraktikkan Gaya Hidup Orangtua yang Tenang

Memulai perubahan kecil dari diri sendiri akan membawa dampak besar bagi kenyamanan suasana rumah bagi Sahabat Fimela dan anak. [Dok/Pexels.com/cottonbro studio].

Setelah memahami pentingnya menjadi orangtua yang santai, langkah selanjutnya adalah mulai menerapkannya dalam rutinitas harian Sahabat Fimela. Perubahan ini tidak harus dilakukan secara drastis, namun bisa dimulai dengan mengubah pola pikir terhadap tugas-tugas pengasuhan yang selama ini terasa berat. Berikut adalah beberapa cara praktis untuk menjadi orang tua yang lebih tenang demi kebaikan mental anak dan diri Sahabat Fimela sendiri.

Mulai Berdamai dengan Kondisi Rumah 

Rumah yang berantakan dengan mainan yang berserakan bukanlah tanda kegagalan Sahabat Fimela dalam mengurus rumah tangga setiap harinya. Alih-alih merasa stres karena kondisi rumah, cobalah untuk melihatnya sebagai tanda bahwa anak sedang aktif bermain dan belajar dengan bebas. 

Prioritaskan waktu berkualitas untuk bermain bersama daripada menghabiskan seluruh energi hanya untuk memastikan setiap sudut ruangan tetap terlihat sempurna seperti di majalah kecantikan.

Mengurangi Jadwal Kegiatan yang Padat 

Sering kali kita terjebak dalam keinginan untuk memberikan semua fasilitas terbaik hingga jadwal anak menjadi sangat padat dari pagi hingga sore. Cobalah untuk mengurangi beberapa kegiatan tambahan yang tidak terlalu diminati oleh anak agar mereka memiliki waktu kosong untuk sekadar beristirahat atau berkhayal. 

Waktu luang tanpa agenda tetap sangat krusial bagi perkembangan kreativitas dan kesehatan mental anak agar tidak mudah merasa jenuh.

Berhenti Membandingkan Anak dengan Orang Lain 

Setiap anak memiliki garis waktu pertumbuhan yang berbeda-beda dan unik satu sama lain. Sahabat Fimela perlu berhenti membandingkan pencapaian anak dengan anak lain, baik itu dalam hal akademis maupun kemampuan fisik lainnya. 

Fokuslah pada kemajuan kecil yang dicapai oleh anak Sahabat Fimela sendiri dan berikan apresiasi yang tulus atas setiap usaha yang telah mereka lakukan dengan penuh kesungguhan.

Prioritaskan Perawatan Diri Sendiri 

Sahabat Fimela tidak bisa memberikan ketenangan bagi anak jika Sahabat Fimela sendiri sedang berada dalam kondisi stres yang luar biasa. Luangkan waktu sejenak untuk diri sendiri setiap harinya untuk mengisi kembali energi positif dalam jiwa Sahabat Fimela. 

Orangtua yang bahagia dan terawat mentalnya akan jauh lebih mudah untuk bersikap sabar dan santai dalam menghadapi segala tingkah laku anak di rumah.