Cara Styling Scarf agar Terlihat Fashionable

Hilda IrachDiterbitkan 30 Mei 2026, 21:02 WIB

ringkasan

  • Syal dapat mengubah tampilan pakaian secara signifikan.
  • Teknik penataan syal bervariasi berdasarkan area tubuh.
  • Memilih syal yang tepat sangat penting untuk penampilan yang stylish.

 

Fimela.com, Jakarta - Syal adalah aksesori yang dapat mengubah tampilan pakaian secara signifikan tanpa perlu mengganti busana. Dengan syal, Anda bisa melembutkan pakaian formal, mempertegas gaya kasual, atau menambahkan warna dan tekstur yang menarik.

Menurut Harriet Chunu-McClatchey, seorang penata gaya dari Glamhive, penting untuk mempertimbangkan acara, cuaca, dan pakaian sebelum memilih cara menata syal. "Saya selalu mulai dengan acara, cuaca, dan pakaian, lalu bekerja mundur. Ukuran dan bahan syal harus mendukung penampilan tanpa bersaing, sehingga syal terasa terencana dan bukan sekadar aksesori," ujarnya.

2 dari 4 halaman

Teknik Penataan Syal Berdasarkan Area Tubuh

Alexandra memanfaatkan scarf yang bermotif sebagai pemanis leher di atas busana monokrom. (dok. Buttonscarves)

1. Leher

  • Drape Klasik: Gantungkan syal di bahu dengan ujung menjuntai di depan. Cocok untuk syal panjang dari bahan ringan.
  • Simpul Prancis: Lipat syal menjadi dua, lingkarkan di leher, dan tarik ujungnya melalui lingkaran. Gaya ini memberikan tampilan rapi dan elegan.
  • Drape yang Disengaja: Gantungkan syal di bahu untuk garis vertikal yang bersih.
  • Loop dan Ikat: Lingkarkan syal di leher dan ikat untuk menambah kehangatan.
  • Choker: Lipat syal hingga sempit dan ikat di leher untuk tampilan yang canggih.
  • Simpul Asimetris: Ciptakan garis diagonal yang melangsingkan.
  • Simpul Koboi: Lipat syal menjadi segitiga dan ikat di depan untuk gaya yang unik.

2. Kepala

  • Headwrap Modern: Lipat syal menjadi segitiga dan ikat di bawah dagu.
  • Ikat Rambut/Bandana: Syal tipis yang dililitkan di kuncir kuda menambah sentuhan feminin.
  • Gaya Turban: Lilitkan syal di kepala untuk tampilan retro yang stylish.

3. Pinggang/Tubuh

  • Syal sebagai Sabuk: Masukkan syal melalui lubang sabuk untuk siluet yang lebih lembut.
  • Syal sebagai Atasan: Ubah syal besar menjadi atasan dengan gaya halterneck atau bandeau.
  • Drape di Bahu: Gantungkan syal di bahu untuk tampilan klasik.
3 dari 4 halaman

Memilih Syal yang Tepat

  • Bahan: Pilih antara sutra, wol, kasmir, atau katun sesuai kebutuhan.
  • Ukuran: Sesuaikan ukuran syal dengan gaya yang ingin ditampilkan.
  • Pola dan Warna: Gunakan warna cerah untuk menonjolkan penampilan atau pola klasik untuk suasana profesional.
4 dari 4 halaman

Tips Tambahan dari Ahli

  • Syal adalah aksesori yang fleksibel dan mudah beradaptasi.
  • Hindari melilitkan syal terlalu ketat atau menggunakan simpul yang rumit.
  • Sesuaikan berat kain dengan cuaca untuk kenyamanan maksimal.
  • Gunakan aksesori tambahan seperti bros untuk menyematkan syal Anda.
  • Eksperimen dengan berbagai cara menata syal untuk menemukan gaya yang paling cocok.