Langkah Kecil untuk Bumi, Coba 6 Tips Memilih Produk Perawatan Tubuh yang Ramah Lingkungan

hilya KamilaDiterbitkan 03 November 2026, 14:00 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, merawat kulit kini bukan lagi sekadar soal mendapatkan kulit yang sehat dan bercahaya. Di balik setiap botol sabun, pelembap atau serum yang kita gunakan setiap hari, ada jejak lingkungan yang sering kali luput dari perhatian. Mulai dari proses pengambilan bahan baku, penggunaan air dalam produksi, hingga limbah kemasan yang dihasilkan, produk perawatan tubuh ternyata memiliki dampak yang cukup besar terhadap kelestarian bumi. Oleh karena itulah, semakin banyak orang mulai menyadari pentingnya memilih produk yang tidak hanya baik untuk kulit, tetapi juga lebih ramah terhadap lingkungan.

Dilansir dari skinhealthfoundation.org, kini, banyak produk yang mengutamakan bahan-bahan nabati yang diperoleh secara berkelanjutan, menggunakan kemasan yang dapat didaur ulang atau diisi ulang, serta menghindari kandungan seperti mikroplastik dan bahan kimia yang sulit terurai.

Pilihan sederhana saat berbelanja produk perawatan tubuh ternyata dapat menjadi langkah kecil yang memberi dampak besar bagi upaya mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menjaga keberlangsungan ekosistem.

Tak kalah penting, memilih produk perawatan yang ramah lingkungan juga mencerminkan gaya hidup yang lebih bijak dan bertanggung jawab. Dengan lebih cermat membaca daftar bahan, memperhatikan jenis kemasan hingga memilih merek yang menerapkan praktik produksi berkelanjutan, kita ikut mendorong industri kecantikan untuk terus berinovasi ke arah yang lebih baik.

Jadi, merawat diri bukan hanya menjadi bentuk kasih sayang untuk kulit, tetapi juga wujud kepedulian terhadap bumi yang kita tinggali bersama.

2 dari 3 halaman

Tips Memilih Produk untuk Perawatan Tubuh yang Ramah Lingkungan

Pilih produk yang mengandung bahan nabati yang diperoleh secara berkelanjutan dan diproduksi dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. (Foto/dok: Pexels/Cup of Couple)

1. Pilih produk dengan bahan yang berasal dari sumber berkelanjutan

Sahabat Fimela, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah memperhatikan asal bahan yang digunakan dalam produk perawatan tubuh. Pilihlah produk yang mengandung bahan nabati yang diperoleh secara berkelanjutan dan diproduksi dengan memperhatikan kelestarian lingkungan. Bahan organik bersertifikat maupun bahan yang dipanen secara etis menjadi pilihan yang lebih baik karena proses produksinya cenderung mengurangi penggunaan pestisida sintetis dan menjaga keseimbangan ekosistem.

2. Utamakan produk dengan kemasan yang bisa didaur ulang

Kemasan menjadi salah satu penyumbang limbah terbesar dalam industri kecantikan. Oleh karena itu, pilihlah produk yang menggunakan botol kaca, aluminium, karton yang mudah didaur ulang, atau menyediakan sistem refill. Mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menekan jumlah sampah plastik. Selain itu, produk dengan desain kemasan yang minimalis juga umumnya menghasilkan limbah yang lebih sedikit dibandingkan kemasan berlapis-lapis.

3. Perhatikan formula yang lebih bersih dan mudah terurai

Produk perawatan tubuh yang ramah lingkungan umumnya menggunakan formula yang lebih sederhana dan menghindari bahan kimia yang berpotensi mencemari lingkungan. Misalnya, memilih produk bebas paraben, sulfat, maupun bahan sintetis yang sulit terurai. Kandungan yang biodegradable atau mudah terurai secara alami akan membantu mengurangi pencemaran air setelah produk digunakan dan dibilas. Dengan begitu, manfaatnya tidak hanya dirasakan kulit, tetapi juga ekosistem perairan.

3 dari 3 halaman

4. Pertimbangkan produk tanpa air

Produk perawatan tubuh berbentuk sabun batang atau produk padat lainnya bisa menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan. (Foto/dok: Pexels/Sarah Chai)

Sahabat Fimela, produk perawatan tubuh berbentuk sabun batang atau produk padat lainnya bisa menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan. Jenis produk ini umumnya membutuhkan lebih sedikit air selama proses produksi dan sering kali memiliki masa simpan yang lebih panjang tanpa memerlukan banyak bahan pengawet. Selain itu, produk padat biasanya dikemas dengan lebih sederhana sehingga turut membantu mengurangi penggunaan plastik.

5. Cari sertifikasi dan komitmen keberlanjutan dari merek

Tidak semua klaim "eco-friendly" memiliki standar yang sama. Oleh karena itu, biasakan memeriksa apakah produk memiliki sertifikasi dari lembaga terpercaya, seperti sertifikasi organik, cruelty-free atau sertifikasi pengelolaan bahan baku yang berkelanjutan. Merek yang transparan mengenai proses produksi, sumber bahan baku hingga upaya mengurangi jejak karbon biasanya menunjukkan komitmen yang lebih nyata terhadap keberlanjutan dibandingkan hanya mengandalkan strategi pemasaran.

6. Gunakan produk secukupnya dan beli sesuai kebutuhan

Merawat lingkungan tidak selalu berarti harus mengganti seluruh koleksi produk perawatan tubuh. Justru, salah satu cara paling efektif adalah membeli produk sesuai kebutuhan dan menggunakannya hingga habis sebelum membuka produk baru. Kebiasaan ini membantu mengurangi limbah kemasan sekaligus mencegah produk terbuang sia-sia. Dengan menjadi konsumen yang lebih bijak, Sahabat Fimela dapat merawat tubuh sekaligus berkontribusi menjaga bumi melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan setiap hari.