Rayakan Hari Kebaya Nasional, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta Hadirkan Pameran Warisan Busana Perempuan Nusantara

hilya KamilaDiterbitkan 25 Juli 2026, 09:49 WIB

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, Hari Kebaya Nasional menjadi momen istimewa untuk kembali mengapresiasi salah satu warisan budaya yang telah lama melekat pada identitas perempuan Indonesia. Dalam semangat dan antusias, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta menghadirkan pameran "Warisan Busana Perempuan Nusantara," mengajak pengunjung melihat perjalanan kebaya sebagai simbol keanggunan, sejarah, sekaligus jati diri bangsa. 

Tak sekadar menampilkan deretan busana indah, pameran ini juga mengangkat cerita di balik setiap helai kebaya. Salah satu sorotan utamanya adalah koleksi pribadi ibu Rahmi Hatta, istri proklamator sekaligus wakil presiden pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta. Selama hidupnya, Rahmi Hatta dikenal konsisten mengenakan kebaya dalam berbagai kesempatan, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga acara kenegaraan sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya Indonesia.

Melalui koleksi bersejarah tersebut, pengunjung diajak memahami bahwa kebaya bukan sekadar pilihan busana. Kebaya merepresentasikan nilai-nilai luhur, martabat perempuan, serta warisan budaya yang diwariskan lintas generasi. Kehadiran pameran ini juga semakin bermakna setelah kebaya resmi masuk dalam UNESCO Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity, memperkuat posisinya sebagai tradisi hidup yang terus berkembang di berbagai negara.

2 dari 3 halaman

Menelusuri Ragam Warisan Busana Perempuan Nusantara yang Mengandung Makna

Dominasi warna seperti dusty blue, navy, hijau lime, fuchsia, hingga cokelat keemasan memperlihatkan bahwa kebaya dapat mengikuti perkembangan zaman. (Foto/dok: Hotel Indonesia Kempinski Jakarta)

Memasuki area utama lobi hotel, Sahabat Fimela akan disambut instalasi yang memadukan keindahan kebaya dengan rangkaian bunga khas Indonesia. Tiga busana pilihan menjadi pusat perhatian, yaitu kebaya kartini klasik berwarna hitam dengan sulaman bunga keemasan, baju kurung modern berbahan beludru hitam beraksen emas, serta kebaya kutubaru beludru kuning keemasan yang dipadukan dengan batik pesisiran bermotif mencolok. Ketiganya menghadirkan perpaduan antara keanggunan klasik dan keahlian kriya yang tetap relevan hingga kini.

Perjalanan budaya tersebut berlanjut di area Lobby Cubicle yang menampilkan lima koleksi kebaya dengan interpretasi klasik maupun kontemporer. Dominasi warna seperti dusty blue, navy, hijau lime, fuchsia, hingga cokelat keemasan memperlihatkan bagaimana kebaya mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan karakter khasnya. Setiap busana dipadukan dengan kain batik yang merepresentasikan kekayaan tekstil dari berbagai daerah di Indonesia.

Melalui kurasi tersebut, pameran ini memperlihatkan bahwa kebaya merupakan karya seni yang terus berevolusi. Inovasi dalam desain dan warna berjalan beriringan dengan pelestarian nilai budaya. Oleh sebab itu, kebaya tetap dapat dikenakan oleh berbagai generasi dalam beragam kesempatan formal atau modern.

3 dari 3 halaman

Menghidupkan Apresiasi Generasi Masa Kini terhadap Warisan Budaya

Melalui pameran busana, pihak hotel ingin menghadirkan pengalaman untuk mengajak agar mengenal lebih dalam nilai dan makna kebaya. (Foto/dok: Hotel Indonesia Kempinski Jakarta)

Selain menghadirkan pameran, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta juga menggandeng Yayasan Meutia Hatta, Anarav Label, Danar Hadi, dan Jade Aesthetic Clinic untuk menyelenggarakan rangkaian perayaan Hari Kebaya Nasional. Salah satu agenda utamanya adalah pergelaran busana "Ibu Semesta" yang memadukan karya Anarav Label dan Danar Hadi, dilanjutkan dengan talk show bertajuk "Wanita, Kebaya dan Nusantara" yang membahas hubungan antara perempuan, budaya, dan identitas Indonesia.

Menurut Petra Baumann, General Manager Hotel Indonesia Kempinski Jakarta, kebaya merupakan simbol abadi dari identitas budaya dan keanggunan Indonesia. Melalui pameran ini, pihak hotel ingin menghadirkan pengalaman yang tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga mengajak para tamu mengenal lebih dalam nilai sejarah serta makna yang terkandung di balik setiap kebaya.

Lewat "Warisan Busana Perempuan Nusantara," Hotel Indonesia Kempinski Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya Indonesia melalui pengalaman yang memadukan sejarah, seni, dan gaya hidup. Bagi Sahabat Fimela yang ingin menikmati keindahan kebaya sekaligus memahami kisah di baliknya, pameran ini berlangsung hingga 31 Juli 2026 di area lobi Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.