Cara Memilih Tas yang Sesuai dengan Tinggi dan Bentuk Tubuh

Vinsensia DianawantiDiterbitkan 01 Agustus 2026, 07:05 WIB

ringkasan

  • Ukuran tas harus proporsional dengan tinggi dan bentuk tubuh untuk tampilan harmonis.
  • Individu mungil (<160 cm) disarankan memilih tas kecil hingga sedang dan menghindari tas oversized.
  • Individu tinggi rata-rata (160-173 cm) memiliki fleksibilitas dengan tas sedang hingga besar, hindari tas ultra-mini.

Fimela.com, Jakarta - Sahabat Fimela, aksesori seperti tas punya peran penting dalam menyempurnakan keseluruhan tampilan. Cara memilih tas tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga menaruh perhatian pada proporsi agar siluet terlihat seimbang dan fitur terbaik tubuh tetap menonjol. Ketika ukuran tidak pas, tas bisa terlihat terlalu besar hingga membuat tubuh tampak ‘tenggelam’, atau sebaliknya tampak terlalu kecil dan kurang serasi.

"Memilih tas yang tepat bukan hanya tentang mode — ini tentang proporsi, keseimbangan, dan menciptakan tampilan yang melengkapi Anda," ujar Aubrey's Aesthetics.

Para desainer mengandalkan konsep proporsi layaknya arsitek menggunakan cetak biru: tujuannya adalah keseimbangan visual. Prinsip seperti Rasio Emas (Golden Ratio) dan Aturan Sepertiga (Rule of Thirds) banyak dipakai dalam dunia fesyen untuk menghadirkan tampilan yang menyenangkan mata. Memahami prinsip ini membantu kita menyusun cara memilih tas yang terasa tepat di tubuh.

What's On Fimela
2 dari 5 halaman

Mengapa Proporsi Penting dalam Memilih Ukuran Tas

Proporsi bekerja sebagai fondasi visual yang menyatukan busana dan aksesori. Sebuah studi dari University of Arts London menemukan bahwa pembagian tubuh 1/3 hingga 2/3 dinilai 40% lebih harmonis. Temuan ini mengisyaratkan perlunya memilih tas yang selaras dengan proporsi tubuh agar tercipta efek serupa pada keseluruhan penampilan.

Secara umum, ukuran tas tangan yang mengikuti skala tubuh akan terlihat lebih kohesif. Individu bertubuh mungil cenderung tampak semakin kecil ketika membawa tas berukuran besar, sementara pada tubuh jangkung, tas mini bisa terlihat tidak pada tempatnya. Prinsip sederhananya: samakan skala tas dengan skala tubuh.

Di luar estetika, proporsi yang tepat juga membantu memastikan tas nyaman digunakan. Saat ukuran dan posisi jatuh tas sesuai, garis tubuh tampak lebih rapi, tidak melebar di area yang tidak diinginkan, sekaligus tetap fungsional untuk aktivitas harian.

3 dari 5 halaman

Ukuran Tas yang Disarankan Menurut Tinggi Badan

Pilihan ukuran tas sangat dipengaruhi oleh tinggi badan. Dengan menyesuaikan skala tas pada masing-masing kategori tinggi, harmoni visual lebih mudah tercapai tanpa mengorbankan gaya pribadi ataupun fungsi.

  • Di Bawah 160 cm

    Bagi tinggi di bawah 160 cm, pilih tas kecil hingga sedang agar figur tidak ‘tenggelam’. Rekomendasinya mencakup tas mini, small crossbodies, dan petite satchels. Clutch atau purse juga pas untuk tampilan chic dan trendy. Hindari tas oversized atau tote bag yang terlalu besar karena dapat membuat tubuh terlihat semakin kecil. Tali yang terlalu panjang juga sebaiknya dihindari.

  • 160–173 cm

    Pada tinggi 160 cm hingga 173 cm, rentang pilihan lebih fleksibel. Tas berukuran sedang hingga besar umumnya tetap proporsional dan nyaman digunakan. Pilihan yang disarankan meliputi midsize satchels, structured crossbodies, dan versatile totes. Tas yang terlalu kecil sebaiknya dihindari karena bisa tampak ‘hilang’ di bingkai tubuh.

  • Di Atas 173 cm

    Untuk tinggi di atas 173 cm, tas sedang hingga besar cenderung melengkapi postur dengan baik. Large totes, bucket bags, dan long crossbodies menjadi opsi menarik. Tas oversized dan desain yang menonjol juga cocok untuk menegaskan tinggi badan. Hindari tas mini yang canggung karena dapat terlihat terlalu kecil dan tidak proporsional.

4 dari 5 halaman

Menyelaraskan Pilihan dengan Bentuk Tubuh

Selain tinggi badan, bentuk tubuh turut memengaruhi tas yang terlihat paling proporsional. Memilih ukuran, bentuk, dan penempatan yang tepat akan membantu menjaga fokus visual berada di area yang diinginkan.

  • Jam Pasir (Hourglass)

    Prioritaskan keseimbangan. Tas berukuran sedang yang mengikuti lekuk alami tubuh, terutama yang diletakkan di dekat garis pinggang, paling serasi. Hindari tas yang terlalu besar atau terlalu kecil karena dapat mengganggu proporsi.

  • Bentuk Pir (Pear Shape)

    Jika pinggul lebih lebar dari bahu, arahkan perhatian ke bagian atas tubuh. Pilih tas bahu dengan tali yang lebih pendek, diletakkan lebih dekat ke pinggang atau tulang rusuk, agar bagian bawah tetap tampak ramping secara visual.

  • Bentuk Apel (Apple Shape)

    Dengan kepenuhan di area tengah, pilih tas dengan bentuk yang terdefinisi seperti top-handle satchels atau structured totes. Membawa tas di tangan atau di lengan bawah akan menjauhkannya dari tubuh sehingga membantu menciptakan tampilan yang lebih panjang dan ramping.

5 dari 5 halaman

Cara Memilih Tas: Panjang Tali dan Posisi Jatuh

Panjang tali dan titik jatuh tas di tubuh memegang peran besar dalam menciptakan proporsi yang terasa pas. Untuk tas bahu, sesuaikan agar tas jatuh di sekitar tulang pinggul. Posisi ini menjaga keseimbangan garis vertikal dan horizontal pada tubuh.

Pada tas crossbody, upayakan agar bagian tas bertumpu nyaman di pinggul. Letak tersebut membantu menjaga siluet tetap rapi tanpa ‘memotong’ tubuh di area yang membuat lebar tidak perlu.

Bagi individu mungil, penempatan tas crossbody atau bahu sebaiknya berada di dekat puncak pinggul yang umumnya terletak di tengah tubuh. Penempatan ini membantu menciptakan garis vertikal yang lebih bersih sekaligus menghindari kesan lebar berlebihan sehingga tampilan terasa lebih menyanjung. Intinya, kuncinya adalah proporsional, bukan menutupi.